Menurut dia, potongan kaki kanan manusia ini ditemukan Renhard Tituhalawa dan Nikson Philipus. Kaki itu ditemukan di pesisir muara sebelah kanan sungai Ruatah. Kedua saksi lalu memberitahukan warga lainnya yang sedang mencari korban. “Warga lantas mengevakuasi potongan tubuh korban menuju rumah,” katanya.
Warga menduga, potongan kaki manusia yang baru diketahui milik korban itu akibat diterkam buaya. Sebab, sejumlah warga sempat melihat beberapa ekor buaya berada di muara sungai naas tersebut.
Jenasah korban diketahui adalah Jonias, karena masih tersisa potongan celana yang menempel di kaki kanannya yang terputus mulai dari pinggang. “Korban diduga dimangsa buaya. Dikarenakan pada kali Ruatah terdapat beberapa ekor buaya yang kerap dilihat masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Setelah dihebohkan penemuan potongan kaki warga Makariki, selang 2 jam berlalu, warga kembali digemparkan penemuan sesosok jenasah laki-laki di dalam kamar penginapan Raudhatul Hikmah, Kota Masohi pukul 18.30 WIT.
Pria 56 tahun ini ditemukan meninggal dunia dengan posisi tergeletak di sisi tempat tidur penginapan tersebut.

























