KABARTIMURNEWS.COM.AMBON-Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Wilayah Maluku menggelar musyawarah wilayah untuk memilih Ketua Umum masa bakti 2026–2030, yang akan berlangsung, Senin, 20 July 2027, besok. Acara ini bakal digelar di Lantai Lima Gedung DPRD Provinsi Maluku.
Ketua PTMSI Maluku petahana, Hong Arta John Alfred, saat dikonfirmasi membenarkan adanya agenda besar tersebut. Ia menyatakan masa kepengurusannya telah selesai dan kini saatnya regenerasi atau penyegaran organisasi dilakukan.
“Iya benar, besok akan dilakukan Musyawarah PTMSI Maluku untuk memilih ketua masa bakti berikutnya, karena masa bakti saya memang telah berakhir,” ungkap Alfred.
Meski masa jabatannya habis, Alfred memberikan sinyal hijau dirinya tidak menutup kemungkinan untuk kembali memimpin. Ia mengaku siap melanjutkan tongkat estafet perjuangan jika kembali dipercaya oleh pemilik suara.
“Ya, kalau pengurus atau anggota PTMSI masih menginginkan saya maju, saya siap untuk kembali memimpin PTMSI Maluku lima tahun mendatang,” tegasnya.
Saat ditanya mengenai siapa saja sosok rival yang akan menjadi penantangnya dalam bursa pemilihan besok, Alfred mengaku peta persaingan masih dinamis. “Untuk kandidat pesaing nanti, saya belum tahu pasti,” jawabnya singkat.
Sejak memegang tampuk kepemimpinan, Alfred mengakui telah memetakan berbagai kendala klasik yang membuat prestasi tenis meja Maluku jalan di tempat.
Salah satu akar masalah terbesarnya adalah minimnya perhatian serius dari berbagai pihak selama ini.
Namun, di eranya, perlahan angin perubahan mulai berembus. Maluku kini mulai berani unjuk gigi di kancah luar daerah.
“Nanti setelah saya memimpin, barulah ada atlet tenis meja kita yang dikirim untuk mengikuti kejuaraan mewakili Maluku. Meskipun kemarin belum berhasil membawa pulang trofi, tapi saya sangat optimis ke depan prestasi emas itu akan kita capai,” papar Alfred dengan nada optimis.
Ia menambahkan, Maluku sebenarnya gudang bibit unggul untuk cabang olahraga tenis meja. Hanya saja, potensi besar ini butuh pembinaan yang berkelanjutan dan serius, baik untuk level lokal, daerah, nasional, hingga internasional.
Demi mewujudkan mimpi besar tersebut, PTMSI Maluku di bawah komandonya juga telah membangun sinergi kuat dan mengetuk pintu KONI Maluku. Hasilnya pun positif.
“Saya dan KONI Maluku sudah bersepakat. Kami berkomitmen agar atlet-atlet tenis meja Maluku wajib diikutsertakan dalam berbagai kejuaraan resmi, termasuk agenda rutin seperti PON. Saya pribadi konsisten untuk terus mencari bibit-bibit unggul dan memastikan mereka terus berlatih keras,” pungkasnya. (KT)

























