“Menurut istri korban Petrosina Hekilawa (29), suaminya ke muara sungai sejak Rabu (6/2), pukul 20.00 WIT. Korban pergi menangkap ikan menggunakan jala,” ungkap Kasat Reskrim Polres Malteng AKP Syahrul kepada Kabara Timur, kemarin.
Korban biasanya menangkap ikan di muara Sungai Ruatah. Dia akan pulang rumah kembali selang dua sampai tiga jam. Namun di hari naas itu, korban tak kunjung pulang hingga esok pagi. Karena tak juga pulang istrinya cemas.
Sang istri bernama Petrosina berinisiatif mencari suaminya di lokasi dimana biasanya sang suami menjala ikan. Di lokasi menjala ikan, Petrosina tak menemukan jejak suaminya. Sebagai istri dia makin gundah.
Setelah dicari tak juga kunjung dapat jejak sang suami. Dia lantas melaporkan hilangnya sang suami pada Pemerintah Desa Makariki. Atas laporan itu, Pemerintah Desa dibantu warga setempat melakukan pencarian.
“Proses pencarian pemerintah desa dan warga setempat menemukan potongan kaki manusia yang sebelumnya belum diketahui identitasnya,” kata Syahrul.

























