Sekilas Info

PKK Diminta Perhatikan Pendidikan & KDRT

Bupati Maluku Tenggara, M. Taher Hanubun melantik pengurus Tim Penggerak PKK di Langgur, Senin (4/2)

KABARTIMURNEWS.COM, LANGGUR - Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Maluku Tenggara diminta memberi perhatian serius pada masalah pendidikan, kemiskinan dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

DEMIKIAN disampaikan Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Taher Hanubun saat melantik melantik pengurus Tim Pengerak PKK Kabupaten Malra di Langgur, Senin (4/2).

Menurutnya, kemiskinan merupakan persoalan utama daerah ini, sehingga diperlukan perhatian dan tindakan peningkatan ekonomi keluarga. “Kemudian pendidikan, terutama bagi anak usia dini perlu dibuka seluas-luasnya," katanya.

Pengurus Tim Penggerak PKK Maluku Tenggara yang dilantik terdiri dari Ketua Eva Elya Hanubun, Wakil Ketua R. Beruatwarin, Sekretaris F. Teslatu, Sekretaris I Tjeni Rahanra, Sekretaris II Margeretha Wenehenubun, Bendahara Endang Sriyanti.

Menurut Bupati, perhatian khusus terhadap masalah kemiskinan, pendidikan dan KDRT terkait erat dengan upaya Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pelaksanaannya dapat diintegrasikan dengan kegiatan pelayanan KB dan Posyandu, termasuk peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak serta kesehatan lingkungan.

Selanjutnya, persoalan KDRT yang masih sering terjadi dengan korban perempuan dan anak perlu ditekan semaksimal mungkin.

Bupati menegaskan, pelantikan tim penggerak PKK bukan peristiwa seremonial belaka. Di balik itu ada tanggung jawab bersama yang harus dilaksanakan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

"Kita mengetahui bersama bahwa gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga adalah gerakan nasional dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah, yang pengelolaannya dari, oleh dan untuk masyarakat," kata Bupati.

Menurutnya, sasaran pemberdayaan adalah peningkatan kesejahteraan keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat, memenuhi kebutuhan dasar manusia dari setiap anggota keluarga secara material, sosial, mental dan spiritual sehingga dapat hidup layak sebagai manusia yang bermartabat.

Selanjutnya 1 2
Penulis:

Baca Juga