Pada posisi kebakaran kemarin, Haris mengaku, listrik dari PLN dan ganset milik Telkom mengalami kerusakan menyebabkan perangkat-perangkat Telkom bertahan hidup selama 4 jam menggunakan baterai. Kemudian Telkomsel sendiri, sebagian menginduk ke sistem Telkom.
“Tetapi karena Telkomsel itu berada di gedung yang berbeda, sehingga layanan Telkomsel total mati,” katanya. Kedepan, sambung dia, pihaknya akan merelokasi gedung untuk memastikan layanan tetap hidup. Karena belum tahu tim Puslabfor akan berkerja selama satu hari atau dua Bulan menyelidiki kebakaran.
Disinggung mengenai kerugian yang dialami Telkom maupun Telkomsel, Haris mengaku belum mengetahuinya. Namun Haris kembali meminta masyarakat agar bisa bersabar. Sebab, selain sedang melakukan recovery sistem, pihaknya sedang menginvestigasi kasus kebakaran dengan melibatkan pihak kepolisian.
“Kami minta maaf. Masyarakat harap tenang dan tidak tergoda dengan isu-isu menyesatkan. Kalau butuh klarifikasi Telkom dan Telkomsel siap melayani di kantor yang ada di Talake (Grapari). Disitu kami akan memberikan informasi yang sejelas jelasnya kepada pelanggan,” tandasnya. (CR1)


























