Untuk Telkomsel sendiri, Haris mengaku, telah merecovery link koneksi menggunakan lokasi cadangan di Kayu Tiga, Desa Soya, Kota Ambon. Namun, kapasitasnya hanya 1/4 dari daya yang berada di Telkom Pattimura Ambon.
“Karena di Pattimura sama sekali tidak bisa kita optimalkan. Seluruh layanan yang ada di Telkomsel bisa hidup pada waktu yang bersamaan. Layanan yang dihidupkan yaitu 4G. Sementara 3G, dan 2G belum. Semua BTS itu memiliki karekteristik berbeda-beda,” jelasnya.
Haris mengungkapkan, karena kapasitas 2G dan 3G di Kayu Tiga terbatas, pihaknya telah berkoordinasi dengan tim dari Jakarta. Sehingga material tambahan akan secepatnya dikirimkan.
“Kemungkinan hari ini (kemarin) akan diberikan material ataupun perangkat tambahan untuk bisa mengcover seluruh layanan telkomsel,” katanya.
Tim, tambah Haris, sejak kemarin telah menarik jaringan kabel tambahan dari gedung ini (Pattimura) ke Kayu Tiga.
“Harapannya besok kita sudah mulai mengintegrasikan layanan Telkomsel,” sebutnya.
Haris menyampaikan ucapan terima kasih kepada PLN karena dalam waktu singkat bisa memberikan catuan listrik ke Telkom menggunakan portable ganset. Dengan begitu, lanjut dia, pihaknya bisa membangun komunikasi secara internal untuk meminta bantuan dan dukungan dari pusat (Jakarta) maupun Makassar.
“Sehingga malam hari (pasaka kebakaran) kita bisa berkomunikasi dan pagi tadi sudah ada dua puluhan tim yang datang untuk membantu proses recovery di Maluku,” ujarnya.
Secara umum, lanjut Haris, kebakaran yang terjadi dua hari lalu menghangsukan 2 sub sistem Telkom. Yakni berbasis layanan Telkomsel dan Telkom itu sendiri seperti indihome, data, internet dan layanan-layanan wifi lainnya.
“Untuk layanan Telkomsel bisa dikatakan semua perangkatnya di Pattimura (gedung Telkom) di police line. Sebagian terbakar dan sebagian masih bisa digunakan. Tapi kami tidak bisa mengaksesnya,” terangnya.
Untuk sub sistem Telkom yang terbakar adalah catuan satudaya. Karena listrik dari PLN dan ganset milik Telkom terbakar, sehingga menyebabkan catuan ke dalam sub sistemnya tidak bisa diberikan.
“Pada kondisi normal, kita memiliki catuan utama pada satudaya. Pertama PLN. Apabila PLN ini jatuh kemudian secara otomatis akan dijatuh oleh baterai staterbeng. Dan itu jatuhnya selama beberapa detik. Maksimal 15 detik dan itu langsung otomatis akan menghidupkan ganset yang menggantikan fungsi PLN,” jelasnya.


























