Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

KABAR ARU

Setahun Memimpin Aru Surplus Dari 11 Juta Jadi 60 Miliar

badge-check


     Setahun Memimpin Aru Surplus Dari 11 Juta Jadi 60 Miliar Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM. DOBO-Memimpin Kepulauan Aru pada Februari 2025 bak menerima warisan “dompet kosong”. Saat Timotius Kaidel dan Moh. Jumpa resmi memegang tongkat komando, mereka disambut realita pahit: kas daerah hanya menyisakan Rp 11 juta.

. Angka yang nyaris mustahil untuk menggerakkan roda pembangunan di Bumi Jargaria. Namun, hanya dalam tempo setahun, keraguan itu dibalas dengan angka yang bicara.

Di bawah kendali tangan dingin pasangan ini, Aru justru mencatatkan surplus fantastis senilai Rp 60 miliar. Sebuah capaian yang bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan bukti nyata disiplin manajemen keuangan yang sangat ketat.

Kepada Kabartimurnews.com, Bupati yang akrab disapa Timo ini blak-blakan bahwa kuncinya adalah kontrol pengeluaran yang teliti. “Di tengah efisiensi, kami pastikan setiap rupiah tepat sasaran,” tegasnya.

Strategi fiskal ini bahkan mencuri perhatian nasional hingga mendapat apresiasi khusus dari Mendagri di Jakarta.

Ketegasan Timo kian memuncak saat menyoroti “warisan” proyek-proyek terbengkalai dari dekade sebelumnya. Gedung GOR, Lapangan Tribun, hingga Gedung Perpustakaan kini berdiri kaku, menjadi saksi bisu penggunaan anggaran yang dinilai tidak efektif di masa lalu.

“Dulu anggaran DAK dan DAU mengalir utuh, tapi fisiknya tidak tampak. Ini yang membuat saya heran,” cetus Timo dengan nada masygul.

Kini, perubahan fisik mulai menjalar di pusat kota Dobo. Jalan-jalan utama yang sebelumnya berlubang dan tanpa trotoar, mulai dipoles aspal hotmix berkualitas.

Masyarakat pun mulai merasakan perbedaan nyata; setelah sepuluh tahun seolah jalan di tempat, kini pembangunan kembali bergeliat. “Baru di tahun pertama saja, perubahan sudah terasa nyata,” puji warga.

Suara publik kian kencang menuntut transparansi atas pengelolaan keuangan satu dekade terakhir, berharap institusi hukum memberikan perhatian khusus pada dugaan ketidakberesan anggaran yang menyebabkan banyaknya proyek mangkrak.

Bagi Kaidel-Jumpa, surplus Rp 60 miliar ini adalah “peluru” utama untuk mendanai mimpi rakyat Aru di tahun 2026.

Fokusnya jelas: merevitalisasi wajah Ibu Kota dengan trotoar dan drainase modern untuk mengakhiri banjir tahunan, serta menuntaskan “proyek abadi” yang mangkrak seperti GOR dan Perpustakaan agar tidak menjadi monumen kegagalan masa lalu.

Lebih jauh, anggaran ini juga dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur dasar di desa-desa pesisir yang selama ini luput dari perhatian, serta memperkuat fasilitas pelabuhan rakyat demi menjaga posisi Aru sebagai lumbung ikan nasional.

“Surplus ini adalah modal utama untuk memastikan keadilan pembangunan menjangkau hingga pelosok pulau terdalam di Kepulauan Aru,” pungkas Bupati Timo optimis. (KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Membongkar Skandal Korupsi Dana Hibah Aru, Rp 80 Miliar

22 Februari 2026 - 06:47 WIT

SAR Evakuasi Sembilan Penumpang Kapal Mati Mesin di Kepulauan Aru

19 Februari 2026 - 21:12 WIT

Perkuat Pelayanan Publik, 183 PPPK Tahap II Pemkab Aru Resmi Dilantik

10 Februari 2026 - 18:14 WIT

Skandal Hibah Rp 80 Miliar, Polres Aru Periksa 100 Saksi, Aroma Korupsi Menguat

7 Februari 2026 - 03:37 WIT

Pemkab Aru Sabet Predikat “Istimewa”

6 Februari 2026 - 00:43 WIT

Trending di KABAR ARU