Sekilas Info

Sidang Paripurna DPRD Peringati HUT Malra

Bupati Muhammad Taher Hanubun merayakan peringatan HUT ke-66 Kabupaten Maluku Tenggara di Kota Langgur, Sabtu (22/12).

KABARTIMURNEWS.COM, LANGGUR - HUT ke-66 Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) diperingati dalam sidang paripurna DPRD di Langgur, Sabtu (22/12).

Bupati Muhamad Taher Hanubun dalam sambutannya menyatakan, jika diibaratkan manusia dengan siklus 7 kehidupan, Malra sudah memasuki siklus ke-9, yakni siklus bonus dan paripurna, sudah berada di puncak kesejahteraan dan kemakmuran.

"Di dunia profesional, usia 66 sudah memasuki usia paripurna, tinggal menikmati hasil kerja keras tahun-tahun sebelumnya. Tetapi mari kita lihat realitas Maluku Tenggara saat ini," katanya.

Menurut Hanubun, pemerintah dan masyarakat Maluku Tenggara masih harus bekerja keras dan cerdas untuk menuju kemandirian, demokratis dan berkeadiIan.

Ia mengajak jajaran Pemda dan Muspida Malra untuk bekerja dengan hati dan displin. "Singkirkan ego, rasa malas dan gengsi kita untuk terus memperbaiki dan membangun Bumi Evav ini. Mari kita melihat DIPA 2019 di angka Rp 800 miliar, turun 23 persen dari DIPA 2018, menjadi sarana evaluasi internal kita dalam bekerja," katanya.

Hanubun meminta momentum peringatan HUT ke-66 sebagai loncatan bagi semua pihak untuk bekerja secara cerdas, transparan, taktis dan kolaboratif. "Mengawali kerja pemerintahan ini, kita semua telah berjanji di hadapan para leluhur dengan prosesi adat di situs adat yakni di pusat Lor Siw dan pusat Lor Lim sebagai anak adat, maka marilah kita bekerja dengan kedisiplinan dan hati yang bersih dari kita semua," ujarnya.

"Di awal pemerintahan saya bersama wakil bupati, kita mendapatkan beberapa penghargaan dari Pemerintah Pusat. Ini adalah prestasi kita bersama, baik Bupati sebelumnya yang menjadi dasar kita berpijak serta buah hasil kerja keras bapak ibu selama ini," sambung Hanubun.

Tiga penghargaan yang diraih adalah Anugerah Pesona Indonesia 2018, Kabupaten Peduli HAM, dan Kabupaten yang Peduli terhadap Masyarakat Hukum Adat di Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Terkecil. Kata Hanubun, Malra menjadi garda terdepan Indonesia Timur bagian selatan, dan dirinya telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak termasuk Pangdam Pattimura, Bea Cukai Tual, Kemendagri, Kemenkominfo, KKP, Bappenas, SKK Migas, Kantor Staf Presiden, Kedutaan Inggris, dan Bank Dunia, serta calon investor untuk mengutamakan Malra dalam kebijakan nasional tahun 2019.

Hanubun menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada pendiri Kabupaten Malra, seluruh bupati maupun wakil bupati sebelumnya, maupun jajaran eksekutif dan legislatif, serta seluruh masyarakat yang sudah berkontribusi nyata dalam pembangunan Malra. (AN/KT)

Penulis:

Baca Juga