Sekilas Info

Dispar Malra Gelar Festival Tifa “Dada”

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, LANGGUR - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) menggelar festival Tifa Dada atau seni memukul tifa dan gong. Festival berlangsung di Gedung Serbaguna, Langgur, Rabu (18/12). Asisten I Setda Kabupaten Malra Abdul Hamid Ingratubun membuka kegiatan tersebut.

Ingratubun menyampaikan festival Tifa Dada diselenggarakan untuk memeriahkan HUT Kabupaten Malra ke-66 dan memperingati Natal.

Menurutnya, kegiatan ini patut diapresiasi karena mengangkat serta mendukung tatanan adat dan budaya di Kepulauan Kei, sekaligus sebagai ajang promosi pariwisata.

"Sektor pariwisata harus ditunjang oleh adat dan budaya, salah satunya tifa dan gong ini dilestarikan dan menjadi warisan budaya generasi muda penerus daerah," kata Ingratubun.

Ia berharap dewan juri dapat memberikan penilaian secara selektif kepada seluruh peserta festival sehingga hasilnya dapat diterima.

Kepala Dispar Malra Roy Rahajaan mengungkapkan, selain untuk memeriahkan HUT Kabupaten Malra, festival Gong dan Tifa juga sebagai upaya melestarikan seni dan budaya di kepulauan Kei.

"Ini bagian dari melestarikan buday Kei sekaligus sebagai aset daerah sehingga generasi muda, tidak lupa bahwa kita di Kei punya seni dan budaya yang tidak dapat ditemukan di daerah lain yang masih dilestarikan," tuturnya.

Rahajaan memastikan dewan juri akan bekerja profesional karena memiliki kredibilitas. Penilaian dilakukan berdasarkan jenis bunyi pukulan dengan interval waktu 5-7 menit.

"Di Kei ada 20 jenis bunyi pukulan tifa dan gong. Kriteria bunyi dari tifa dan gong sudah dikuasai oleh para juri yang penilaiannya mulai dari keserasian dalam memukul beradasarkan jenis dan bunyi pukulan serta harus sesuai waktu yang telah disepakati bersama. Sedangkan untuk penampilan kami menghadirkan putri pariwisata Indonesia khusus untuk penampilan peserta lomba," ungkap Rahajaan.

Festival berlangsung selama dua hari, melibatkan peserta dari desa atau ohoi di Kabupaten Malra dengan jumlah peserta 30 grup. 15 grup tampil pada acara pembukaan dan sisanya tampil hari berikutnya. (KTL)

Penulis:

Baca Juga