Sekilas Info

Zakat Terkumpul Masih Dibawah Target

Ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON - Tercatat hingga September 2018 zakat yang terkumpul masih dibawah target.

Padahal sesuai Rencana Kerja Anggaran tahunan (RKAT), ditargetkan sebesar  Rp 4 miliar. Namun sampai September baru mencapai Rp 400 juta.

“Seharusnya zakat yang diterima yang berasal dari pegawai muslim, organisasi perangkat daerah (OPD), maupun instansi vertikal, Badan Usaha Milik Negera (BUMN) dan Badan Usaha Milik (BUMD) total keseluruhannya harus mencapai 94. Tapi baru 24 yang menyalurkan zakat dengan total Rp 400 juta,” kata Ketua Badan Amil Zakat (Baznas) Provinsi Maluku, H. Arsyad Rahawarin di kantor gubernur Maluku kepada awak media di kantor Gubernur, Rabu (17/10), usai memimpin rapat evaluasi Baznas.

Untuk itu dalam waktu dekat, Baznas akan layangkan surat himbauan kepada pihak yang belum menyalurkan zakat. Dia berharap, jika semua terkumpul, target tidak terlalu meleset.

Penerimaan dan pemberian zakat, Baznas melaporkan kepada gubernur sesuai ketentuan undang-undang. Begitu juga dengan instansi lain yang  menyalurkan zakat, baik itu dalam bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dan penyaluran.

Kata Rahawarin, dalam rapat evaluasi Baznas, dirinya mengutarakan dalam penyaluran zakat tidak diperkenankan disalurkan secara individu karena sesuai ketentuan merupakan kewajiban lembaga yang harus mereka ditunaikan.

Menurutnya, jika penyalurannya secara individu, ada banyak masyarakat yang terabaikan. “Tetapi kalau melalui lembaga, dalam hal ini Basznas, maka akan diberikan sesuai skala prioritas.  Seperti di Kota Jawa, Kecamatan Teluk Ambon, tidak ada yang membantu mereka, dan pada saat kita dengar, kita datang ke sana. Memang dalam keadaan yang sangat memprihatinkan, mereka sangat bersyukur dengan bantuan tersebut,” ucapnya. Diakui Basznas Maluku belum menyalurkan bantuan kepada masyarakat Lombok, NTB dan Sulawesi Tengah yang terkena bencana gempa dan tsunami karena dana yang terkumpul di Basnas Maluku amat sedikit. “Seluruh daerah di Indonesia sudah bergerak menyalurkan, kami belum karena  memang apa yang kita kumpulkan sangat sedikit, sehingga kami belum berkontribusi di sana,” ungkapnya.

Untuk itu, dia mengharapkan kesadaran seluruh elemen masyarakat dapat bergandeng tangan membantu memberikan zakat kepada sesama yang membutuhkan. “Saya bilang kesadaran kita masih sangat rendah, tugas kita bersama menggugah kesadaran itu untuk meningkatkan zakat,” kata Rahawarin. (RUZ)

Penulis:

Baca Juga