Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Gizi Buruk Perlu Penanganan Lintas Sektor

badge-check


ilustrasi Perbesar

ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Meikal Pontoh mengatakan penyelesaian gizi buruk harus ditangani lintas sektor.

Persoalan gizi buruk hanya 30 persen yang diintervensi Dinas Kesehatan. Sisanya 70 persen utuh pelibatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Dinas Ketahanan Pangan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

“Penanganan lintas sektor merupakan upaya jangka panjang. Kita dari sisi kesehatan, Dinas PUPR dari sisi air bersih, Dinas Perumahan menyiapkan rumah layak, dan Dinas Ketahanan Pangan pengadaan pangan didukung Tim Pengentasan Kemiskinan. Jadi semua terintegrasi,” ujar Pontoh di kantor Gubernur Maluku, Ambon, Selasa (5/3).

Untuk penanganan jangka pendek Dinkes Maluku telah berkoordinasi dengan Dinkes kabupaten/kota dalam hal pengobatan. “Jadi penderita gizi buruk sudah dirawat di rumah sakit, bahkan ada yang sudah pulang,” kata dia.

Menurutnya, gizi buruk sangat berpengaruh terhadap kualitas perkembangan manusia. “Kalau anak yang duduk di bangku SD jika tidak naik kelas, itu disebabkan karena perkembangan otak,” sebut Pontoh.

Terkait stok obat untuk penanganan gizi buruk, kata Pontoh sudah di distribusikan ke seluruh kabupaten/kota di Maluku. “Mulai dari ibu hamil, pemberian makanan tambahan balita sudah ada di kabupaten/kota,” kata dia.

Sebagaimana diketahui, kasus gizi buruk masih terjadi di sejumlah wilayah di Maluku. Pada November 2018, munculnya kasus gizi buruk di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). Empat balita penderita gizi buruk dirawat di RSUD Bula, SBT. Sebelumnya empat warga suku Mausu Ane,Kabupaten Maluku Tengah meninggal dunia pada Juli 2018. Kematian warga yang menghuni pedalaman hutan Seram, Gunung Morkele itu akibat kasus gizi buruk dipicu krisis pangan. (RUZ)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku