Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Ekonomi & Bisnis

Pemkot Warning Pelaku Usaha Lunasi Untang PBB

badge-check


Pemkot Warning Pelaku Usaha Lunasi Untang PBB Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, memberikan warning maupun kolonggaran waku kepada pelaku usaha di ibu kota provinsi Maluku,  yang masih berhutan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk dapat dilunasi

“Terkait piutang PBB wajib dibayar.  Saya bilang tadi, dikasih batas waktu. Tidak bisa nanti tahun ini utang, tahun depan utang. Tidak bisa,” sergah Walikota Kota Ambon,  Bodewin Wattimena, dalam program WAJAR.

Walikota bilang apabila pelaku usaha tidak melunasi PBB maka pihanya akan menindak tegas, dengan menutup usaha milik mereka sementara waktu.

Menurutnya para pelaku usaha harus menyadari hak dan kewajiban mereka,  sehingga pada tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

Dalam waktu dekat lanjut Wattimena yang juga mantan Sekretaris DPRD Maluku itu, meminta Badan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Ambon, melakukan validasi dan verifikasi lapangan.

Hal ini penting dilakukan mengingat piutang PBB di Kota Ambon, telah mencapai Rp.37 Miliar.

“Kalau untuk masyarakat kami bisa menghimbau, tidak mungkin kita bongkar rumah maupun tutup rumah. Tetapi kita bisa berikan hukuman. Untuk pengurusan mesti menunjukan bukti pelunasan PBB. Itu bagian dari pada upaya kita untuk memastikan pelunasan seluruh kewajiban mereka,”pungkas Walikota. (KTL)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku