KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Maluku meningkatkan koordinasi dengan para notaris untuk mempercepat pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) di Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat.
“Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung percepatan layanan notaris serta pembentukan koperasi yang menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan,” ujar Kepala Kanwil Kemenkumham Maluku, Saiful Sahri, dalam keterangan tertulis di Ambon, Sabtu.
Koordinasi intensif melibatkan tiga notaris di dua kabupaten tersebut, yakni Jan Marco Pattipeilohy dan Stella Tubalawony dari Maluku Tengah, serta Yansi Wanda Maspaitella dari Seram Bagian Barat.
Saiful menjelaskan, cakupan wilayah program ini cukup luas: sebanyak 186 desa dan enam kelurahan di Kabupaten Maluku Tengah, serta 92 desa di Kabupaten Seram Bagian Barat menjadi fokus pengembangan koperasi.
Dalam pertemuan dengan Notaris Jan Marco Pattipeilohy, pihaknya menegaskan pentingnya menjaga sinergi dengan Dinas Koperasi dan UKM serta notaris lainnya agar pembentukan koperasi dapat dilakukan secara sistematis dan sesuai regulasi.
Sementara itu, kunjungan ke Notaris Yansi Wanda Maspaitella di Kecamatan Kairatu, Seram Bagian Barat, menunjukkan bahwa proses koordinasi telah berjalan baik. Notaris tersebut telah bekerja sama dengan Dinas Koperasi setempat dan akan segera memfasilitasi penyelenggaraan Musyawarah Desa Khusus sebagai tahapan awal pembentukan KDMP/KKMP.
“Langkah ini menunjukkan keseriusan kami dalam mengawal program koperasi berbasis desa dan kelurahan agar dapat segera memberi dampak positif bagi masyarakat,” kata Saiful.
Ia juga mengingatkan seluruh notaris yang terlibat agar bekerja dengan prinsip kehati-hatian. Pemeriksaan ganda (double crosscheck) terhadap data dan dokumen sangat penting untuk menghindari kesalahan penginputan yang bisa berdampak negatif bagi warga.
“Kami berharap dengan sinergi yang kuat antara Kemenkumham, notaris, dan pemerintah daerah, program KDMP/KKMP bisa berjalan optimal dan menghadirkan kesejahteraan bagi desa-desa di Maluku,” tandasnya. (AN/KT)


























