Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Kecamatan Salahutu Kena Dampak Gempa Terparah, Dinkes Maluku Bangun Rumah Sakit Lapangan di Tulehu

badge-check


Kepala BPBD Maluku, Farida Salampessy Perbesar

Kepala BPBD Maluku, Farida Salampessy

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON-Kepala BPBD Provinsi Maluku, Farida Salampessy mengungkapkan lokasi terparah yang kena dampak gempa bumi berkekuatan 6,8 SR Kamis pagi adalah wilayah Kecamtan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Ambon.

“Maluku Tengah, Kecamatan Salahutu yang paling banyak. Ada di desa Liang, Waai dan Tenga-Tenga. Di desa liang paling banyak karena ada rumah yang roboh dengan tanah,”ungkap Salampessy saat dikonfirmasi awak media di saat meninjau pengungsi korban gempa di RSUD. dr. Haulussy Ambon di kawasan Kudamati, Kamis malam bersama Gubernur Maluku, Murad Ismail.

Dikatakannya, masyarakat di Kecamatan Salahutu khususnya Liang, saat ini memilih mengungsi ke hutan. “Tadi magrib tadi saya dengan Kadis Kesehatan baru kembali, jadi semua masyarakat yang ada disana itu sudah mengungsi di kebun di hutan,”sambungnya.

Diakuinya, BPBD Maluku telah menghinbau warga disana untuk tidak percaya berita hoax dan isu tsunami.

Hanya saja, kata Salampessy, warga memilih untuk mengungsi karena ssbagian besar rumah warga roboh. “Memang kami sudah menghimbau berita itu ada hoax, tapi karena rumah mereka sebagian besar sudah roboh, mereka ke hutan dan malam ini kami dari BPND sudah membawa terpal untuk mereka di Desa Liang dan Waai,”jelasnya.

Disinggung berapa banyak rumah yang rusak di Kecamatan tersebut, Salampessy mengaku sesuai data sementara ssbanyak 106 rumah. “Itu hitungan sementara. Nanti ada data resmi dari Maluku Tengah, karena itu wilayah Maluku Tengah. Tadi saya sudah komunikasi dengan Maluku Tengah, nanti kita cocokan data nanti ada rapat juga nanti (hari ini Jumat) baru bisa ada data resmi terakhir,”tandasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Meykal Pontoh mengatakan pihaknya telah membangun rumah sakit lapangan di Tulehu dan posko kesehatan ditiga desa yang kena dampak gempa terparah di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Ambon.

“Langsung dibentuk Posko kesehatan dan besok akan didistribusikan kembali obat-obatan. Tapi posko sudah dibentuk di tiga daerah yang paling parah. Bahkan di Tulehu sudah dibangun rumah sakit lapangan,”pungkasnya. (RUZ)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Polda Maluku Ungkap 33 Kasus Narkotika Sejak Mei Hingga Juni 2026

29 Juni 2026 - 02:31 WIT

Umar Lessy Terpilih Aklamasi Jadi Ketua IKA Unidar Ambon

29 Juni 2026 - 02:26 WIT

Gakkum ESDM Resmi Tetapkan 25 Tersangka, 13 Lainnya DPO di Kasus Tambang Emas Gunung Botak Maluku

26 Juni 2026 - 02:02 WIT

Kodaeral Ambon Latihan Tempur di Atas KRI Dorang

25 Juni 2026 - 01:20 WIT

TNI Bersihkan Jalur Groundbreaking Megaproyek Blok Masela

25 Juni 2026 - 01:17 WIT

Trending di Utama