KABARTIMURNEWS.COM. JAKARTA-Tiga belas warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Iran telah tiba di tanah air pada 21 April, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengumumkan pada Kamis, 30 April 2026.
“Kita telah melakukan evakuasi tiga tahap, dan yang terakhir 13 orang WNI telah tiba di tanah air pada 21 April,” kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah dalam taklimat media di Jakarta.
Menurut Heni, proses evakuasi dilakukan melalui koordinasi antara Kemlu, perwakilan RI, maskapai, dan pihak-pihak terkait, dengan memastikan akomodasi serta kepulangan WNI berlangsung aman.
Ia juga menyampaikan bahwa hingga 29 April, situasi di kawasan Timur Tengah, khususnya negara Teluk seperti Bahrain, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, terpantau stabil dan kondusif.
Tidak ada laporan serangan rudal atau drone dalam beberapa hari terakhir, sementara aktivitas publik dan sebagian besar ruang udara mulai kembali normal.
Namun, bandara-bandara di Manama, Bahrain, dan Baghdad, Irak, masih ditutup untuk penerbangan.
Meski demikian, Kemlu mengimbau WNI untuk tetap waspada dan menjaga komunikasi dengan perwakilan RI terdekat.
“Dalam situasi darurat, para WNI diimbau untuk menghubungi hotline perwakilan terdekat dan hotline pelindungan WNI di pusat,” ujar Heni.
Ia menambahkan hingga 29 April tidak ada lagi WNI yang terdampar, dan sebanyak 2.999 WNI telah difasilitasi untuk evakuasi maupun repatriasi mandiri ke Indonesia.
Konflik di Timur Tengah meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.
Situasi tersebut memicu ketegangan regional yang berdampak pada keamanan dan mobilitas WNI di kawasan itu. (AN/KT)






















