KABARTIMURNEWS.COM.TANIMBAR-Harapan besar masyarakat Maluku untuk melihat megaproyek Blok Masela berjalan, selangkah lagi menjadi kenyataan. Genderang persiapan babak baru Proyek Strategis Nasional (PSN) ini resmi ditabuh di lapangan.
Rabu, 24 Juni 2024, kemarin, sejumlah personel Babinsa bersama Satgas Teritorial TNI mulai bergerak menyisir dan membersihkan akses jalan menuju lokasi peletakan batu pertama (groundbreaking) di Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT).
Aksi bersih-bersih ini bukan sekadar agenda rutin kerja bakti. Ini adalah sinyal kuat bahwa seluruh elemen, termasuk TNI, sudah siap menyambut tahapan paling krusial dari proyek gas abadi yang diprediksi bakal mengubah wajah ekonomi Indonesia Timur tersebut.
Selain jalan utama, area vital seperti Posko Satgas Terpadu juga ikut ditata demi memastikan seluruh rangkaian acara seremonial nanti berjalan mulus tanpa hambatan teknis.
Kapendam XV/Pattimura, Letkol Inf Adi Swastika, memberikan apresiasi tinggi atas gerak cepat jajarannya di lapangan. Menurutnya, pembersihan jalur ini adalah simbol konkret bahwa roda pembangunan Blok Masela sudah benar-benar bergulir.
“Kegiatan pembersihan ini bukan sekadar pekerjaan rutin, melainkan simbol kesiapan menyongsong dimulainya proyek yang memiliki nilai sangat strategis bagi daerah dan negara,” tegas Letkol Inf Adi Swastika.
Ia memastikan seluruh unsur terkait akan terus bersinergi menjaga ritme kerja agar proses pembangunan berjalan persis seperti yang dijadwalkan.
Tidak hanya mengandalkan otot untuk membersihkan lahan, personel TNI di lapangan juga mengedepankan pendekatan humanis (human touch) kepada warga sekitar kawasan proyek. Melalui komunikasi langsung dari hati ke hati, warga diberi pemahaman matang mengenai dampak positif yang akan mereka rasakan ke depan.
Langkah persuasif ini dinilai penting untuk membangun rasa memiliki dari masyarakat, sekaligus memagari proyek dari potensi gangguan eksternal.
“Dengan pemahaman yang matang, kita bisa bersama-sama menjaga kelancaran pembangunan ini dari gangguan pihak yang tidak bertanggung jawab,” tambah Kapendam.
Sementara itu, warga Desa Lermatang mengaku sangat antusias melihat pergerakan di lapangan. Mereka berharap, dimulainya groundbreaking Blok Masela ini bukan sekadar proyek lewat, melainkan menjadi motor penggerak kesejahteraan dan kemajuan yang nyata bagi Kabupaten Kepulauan Tanimbar di masa depan. (KT)

























