Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Kesehatan

10 Anak SBT “Teridentifikasi” Gizi Buruk

badge-check


Ilustrasi: Kenali Faktor Penyebab Anak Mengalami Gizi Buruk Perbesar

Ilustrasi: Kenali Faktor Penyebab Anak Mengalami Gizi Buruk

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Dari hasil analisa kebanyakan mereka tidak seluruhnya, mengalami asupan gizi yang kurang, tapi disebabkan penyakit penyerta lain.

RSUD Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, Kamis, 11 September 2025, lagi terima satu pasien anak gizi buruk, yang berasal dari dari kecamatan Teluk Waru.

Pasien berusia tiga tahun enam bulan  itu, berinisial YM. Perawatan pasien itu, ini sudah diberikan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) SBT, Suhartini Alkatiri didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), La Ludin bersama Tim langsung  berkunjung di RSUD Bula.

Suhartini Alkatiri mengatakan, anak gizi buruk diketahui setelah petugas Puskesmas turun langsung ke rumahnya karena pasien itu tidak datang ke Pos Layanan Terpadu (Posyandu).

“Ternyata sampai di rumah dia itu sakit, diare dan demam sudah kurang lebih dua pekan,”ungkap Alkatiri.

Setelah mengetahui hal tersebut, pihaknya melakukan koordinasi bersama kepala Puskesmas Waru Jubaeda Mau untuk membawa pasien ke dokter dan melakukan asesmen, sehingga cepat mendapatkan perawatan intensif.

“Saya kira tadi malam sudah dirujuk, ternyata tadi pagi baru pasiennya dirujuk. Nanti tinggal pantau perkembanbannya saja. Memang ada gejala gizi buruk, anak sangat kurus. Usia 3,6 tahun, Berat badan hanya 6 kg,” terangnya.

Terpisah, Direktur RSUD Bula dr.Deny Suryana menjelaskan, untuk pasien yang mengalami Gizi buruk di tahun 2025 berjalan ini sudah ada sebanyak 10  pasien yang ditangani pihaknya.

“Untuk tahun ini data dari kami totalnya ada 10 pasien, tambah yang ada di IGD dan satu lagi sementara jalani perawatan”jelasnya.

Kendati begitu, kata Suryana, dari hasil analisa terkait gizi buruk ini kebanyakan mereka tidak pure (murni) seluruhnya, mengalami asupan gizi yang kurang. Tetapi disebabkan oleh penyakit penyerta lain.

“Kebanyakan disini, penyakit (TB) paru-paru itu yang menyebabkan penderita pada anak gizi buruk karena kurang nafsu makan,”imbuhnya.

Dirinya mengaku, semua pasien yang pernah ditangani sudah dalam tahap pemulihan.

“Alhamdulilah, yang terakhir itu yang dari Dawang sudah kami rujuk ke Ambon dan sudah kembali ke sini untuk proses pemulihan semua. Kami sudah berikan terapi dan tatalaksana yang baik dan diteruskan di Puskesmas masing-masing wilayah,” tutupnya. (*/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku