Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Pendidikan

Prof Anderson: Penerapan RME Dongkrak Kualitas Belajar Matematika

badge-check


					Prof Anderson Perbesar

Prof Anderson

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Guru Besar Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon Maluku bidang pendidikan matematika dalam realistik Prof Anderson Leonardo Palinussa mengemukakan penerapan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) atau Matematika Realistik dapat meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di daerah kepulauan tersebut.

Prof Anderson di Ambon, Kamis mengatakan RME menempatkan pengalaman nyata siswa sebagai titik awal pembelajaran. Pendekatan ini dinilai relevan dengan kondisi Maluku yang terdiri dari ribuan pulau dan memiliki keragaman budaya serta tantangan akses pendidikan, terutama di wilayah terpencil.

“Matematika harus terhubung dengan realitas dan relevan dengan pengalaman belajar siswa. Aktivitas nelayan, pedagang pasar, maupun tradisi lokal seperti pela gandong dan masohi dapat menjadi sumber pembelajaran yang konkret dan bermakna,” ujarnya.

Menurutnya, integrasi konteks lokal ke dalam pembelajaran matematika tidak hanya mempermudah pemahaman konsep, tetapi juga membangun rasa identitas, keterhubungan, dan kepercayaan diri siswa.

Penelitian di Maluku, kata dia,  menunjukkan pendekatan RME berbasis budaya lokal mampu meningkatkan keterlibatan, kemampuan komunikasi matematis, serta motivasi belajar siswa.

Apalagi pada era digital dan Society 5.0, RME juga dapat diadaptasi dengan memanfaatkan teknologi sederhana seperti modul digital luring, media cetak berbasis budaya, hingga pemanfaatan WhatsApp (WA) dan Google Form, tanpa mengabaikan kondisi keterbatasan infrastruktur di daerah.

Oleh sebab itu untuk memperkuat penerapan RME di Maluku, ia mencetuskan lima langkah strategis, yakni pelatihan guru berbasis RME dan budaya lokal secara intensif di semua jenjang pendidikan, pengembangan modul dan media pembelajaran kontekstual, termasuk e-modules dan video interaktif.

Kemudian pembentukan komunitas praktisi RME lokal sebagai ruang berbagi pengalaman dan inovasi, integrasi RME dalam kurikulum muatan lokal, serta supervisi sekolah berbasis penguatan inovasi guru, dan pendanaan riset terapan dan kolaborasi akademik untuk mengevaluasi dan memperluas penerapan RME.

“Keberhasilan implementasi RME memerlukan dukungan kebijakan, keterlibatan guru secara kreatif, dan kolaborasi lintas sektor. Maluku bisa menjadi contoh nasional bagaimana matematika diajarkan secara humanistik, kontekstual, dan bermakna,” katanya.

Ia berharap pendekatan ini dapat mempersempit kesenjangan mutu pendidikan antarwilayah di Maluku, sekaligus membentuk generasi muda yang adaptif terhadap tantangan global, tanpa kehilangan akar budaya lokal.(AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Unpatti Gandeng Perusahaan Belanda Studi Pengelolaan Sampah di Maluku

25 Februari 2026 - 22:44 WIT

6.000 Mahasiswa Unpatti Ambon Terima Beasiswa KIP Kuliah

24 Februari 2026 - 02:10 WIT

Unpatti Sediakan 7.026 Kursi Untuk Mahasiswa Baru 2026

21 Februari 2026 - 01:52 WIT

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Trending di Utama