KABARTIMURNEWS.COM, TERNATE – Kantor SAR Ternate, Maluku Utara, berhasil mengevakuasi awak kapal KLM Sumber Hidup 03 yang telah terombang-ambing di laut selama lima hari akibat kerusakan mesin. Kapal yang berlayar dari Makassar menuju Fak-Fak itu akhirnya ditemukan terikat pada rompong milik nelayan, sebagai upaya kru untuk mencegah kapal terseret arus lebih jauh.
“Kapal ditemukan pada pukul 12.05 WIT dalam kondisi terikat di laut. Upaya itu dilakukan oleh awak kapal agar tidak hanyut terbawa arus,” ujar Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, dalam keterangannya, Kamis (10/7).
Awalnya, nakhoda kapal meminta evakuasi penuh seluruh awak beserta kapalnya. Namun, keterbatasan kapasitas Kapal SAR KNP 592 membuat permintaan tersebut tak bisa dipenuhi. Setelah berkoordinasi, diputuskan bahwa tiga orang ABK dievakuasi ke Sanana, sementara tiga lainnya tetap berada di kapal untuk menunggu bantuan kapal penarik berukuran besar.
Evakuasi berlangsung lancar. Sekitar pukul 14.50 WIT, tim SAR gabungan tiba di Dermaga Bajo, Sanana, dan menyerahkan para korban ke pihak Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Sanana untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Data sementara menyebutkan bahwa para ABK yang berada di kapal antara lain Kaswar (30), Daeng Kulle (60), Sapar (25), Subang (25), dan Enal (23).
Iwan menegaskan bahwa fokus saat ini adalah pemulihan kondisi korban serta pemeriksaan teknis menyeluruh terhadap kapal untuk mengetahui penyebab pasti kerusakan mesin dan memastikan keamanan pelayaran ke depan.
Dengan ditemukannya kapal dan para ABK dalam kondisi selamat, operasi SAR resmi ditutup.
Operasi ini melibatkan berbagai unsur SAR, seperti Tim Rescue USS Sanana, KPLP Sanana, Pos Polairud Sanana, dan Pos AL Sanana. (AN/KT)



























