Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Politik

PDIP Maluku Pilih Mega Jadi Ketum

badge-check


					Ketua DPD PDIP Maluku, Benhur Watubun Perbesar

Ketua DPD PDIP Maluku, Benhur Watubun

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)  Maluku nyatakan dukungan kepada Megawati Soekarnoputri kembali pimpin partai sebagai Ketua Umum (Ketum) di Kongres VI yang digelar tahun ini.

Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Benhur G. Watubun, menyampaikan itu,  dalam rapat koordinasi (Rakor) Fraksi DPR RI, DPRD provinsi, serta DPRD kabupaten/kota se-Maluku, di Hotel Pacific, Kota Ambon, Minggu, 1 Juni 2025.

“Kami mantapkan sikap mengawal pelaksanaan Kongres PDI Perjuangan dan kembali dukung Ibu Megawati kembali jabat sebagai ketua umum. Ini keputusan politik yang lahir dari semangat kolektif seluruh struktur partai di Maluku,” tegas Benhur.

Menurutnya, konsolidasi kali ini jadi bentuk kesiapan PDIP Maluku dalam menyukseskan agenda nasional partai, termasuk pelaksanaan Kongres VI, yang akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan partai

Dan kegiatan ini tidak sekadar agenda konsolidasi, tetapi juga menjadi ruang penguatan ideologi partai. Untuk itu, ia menekankan pentingnya seluruh kader terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Ideologi kita adalah Pancasila. Dan Pancasila yang kita pegang adalah Pancasila 1 Juni 1945 sebagaimana digagas oleh Bung Karno. Ini adalah dasar perjuangan kita,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku