Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Ekonomi & Bisnis

Harga Kayu di Ambon “Meroket”

badge-check


Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

KABARTIMURNWEWS.COM.AMBON – Harga kayu di Kota Ambon belakangan ini “meroket” lantaran pasokan kayu dari pelbagai pulau di Maluku, diperketat Dinas Kehutanan.

Selain harga kayu naik alias “meroket”  kayu juga menjadi langkah, belakangan ini. Sejumlah lapak-lapak penjual kayu, seperti di Lorong Arab, Kota Ambon, dan sejumlah lokasi tampak minim tumpukan kayu jualan  belakangan ini.

Minimnya pasokan kayu yang masuk di Kota Ambon, salah satunya menjadi penyebab harga-harga kayu meroket.  Informasi yan dihimpun kabartimurnews.com menyebutkan, kelangkaan kayu di Kota Ambon, lantaran pasokan kayu diperketat oleh Dinas Kehutanan Maluku.

“Tidak seperti dulu. Saat ini kayu-kayu yang masuk ke Ambon diperketat petugas Dinas Kehutanan Maluku, sehingga kayu yang masuk pun sangat sedikit,” ungkap salah satu pengusaha kayu Rais kepada Kabar Timur, Senin.

Dia tidak merinci, atuaran perketat yang dikeluarkan Dinas Kehutanan Maluku. Hanya saja dia, menyebutkan, ada aturan baru yang cukup ketat.

“Liat saja, kayu-kayu pada menepis dan sulit dipasok berlebihan,” ungkapnya, sambil menunjuk bagian-bagian penyimpanan kayu yang kosong.

Dia berharap pengetatan turan tidak berdampak negatif pada pemasokan kayu di Kota Ambon. “Apapun kayu menjadi kebutuhan semua pihak,” tambahnya.

Dikatakan, minimnya pemasokan kayu akibat aturan yang ketat juga berdampak signifikan pada harga kayu sendiri. “Semua jenis kayu harganya naik signifikan,”  tutup Rais. (KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku