KABARTIMURNEWS.COM, BANDANAIRA – Sedikitnya, tujuh warga tewas, dalam insiden jembatan ambruk di Pulau Hatta, Kecamatan Banda Kepulauan, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Rabu, 30 Oktober 2024, sekira pukul 15.00.WIT.
Informasi yang dihimpun Kabartimurnews.com, di TKP menyebutkan tujuh warga yang tewas, masing-masing, empat warga pendatang dan tiga warga lainnya, warga setempat.
Jembatan ambruk terjadi di Kampung Baru, Desa Hatta, akibat kelebihan kapasitas saat warga menyambut salah satu kandidat calon Bupati Malteng, yang akan mengelar kampanye di Desa Hatta.
“Terlalu banyak warga yang membludak menyambut datangnya kandidat calon bupati Malteng. Dan, tiba-tiba jembatan itu ambruk,” ungkap Amran warga Desa Hatta, di RSUD Banda.
Saat Ambruk, lanjut dia, warga pung baku tindis jatuh ke laut. “Dari situ, penyebab tewas atau meninggalnya warga,” tutur dia. Menurutnya, warga panik saat ambruknya jembatan itu.
Dua mengaku, jembatan ambruk dari tengah. “Jadi jembatan itu, patah tengah, mungkin karena over kapasitas. Lagian, jembatan seperti jembatan darurat yang kayu-kayunya sudah lapuk,” katanya.
Kepada Desa Hatta, Sudar ketika dikonfirmasi Kabar Timur via telepon selulernya, membenarkan ambruknya jembatan dan terdapat korban jiwa.
“Iya benar ada insiden dan ada korban jiwa. Beta masih di TKP. Belum, tahu jumlah korban,” kata Sudar, menutup sambungan telepon.
Dua korban yang berhasil dihimpun Kabar Timur masing-masing, Ruslan Hurasan, Mantan Anggota DPRD Maluku, dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Andan Anggota DPRD Malteng.
Keduanya, masuk dalam rombongan kampanye di Pulau Hatta. (KT)


























