Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Peristiwa

KM Sweet Tenggelam, 5 Ditemukan Selamat 3 Masih Dalam Pencarian

badge-check


KM Sweet Tenggelam, 5 Ditemukan Selamat 3 Masih Dalam Pencarian Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Upaya pencarian Kapal Motor (KM) Ikan Sweet yang tenggelam akibat dihantam gelombang di Perairan Banda, membuahkan hasil.

5 Anak Buah Kapal (ABK) KM Sweet berhasil ditemukan selamat masing-masing Rusdin, Hamid Ely, Kelvin Tuhumena, Nario Waolio dan Nadil Tomia.

Sementara tiga ABK KM Sweet yang dinyatakan hilang yakni Asywandy Syahwal,Hasan Nur Tualepe serta Imanuel Kresio Ririhena.

Kepala Basarnas Ambon, Muhammad Arif Anwar menuturkan menggunakan RBB Basarnas Ambon, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud Polda Maluku, dan Keluarga korban kembali melanjutkan operasi pencarian delapan orang ABK KM Sweet yang masih hilang di perairan laut Banda.

Disebutkannya beberapa titik koordinat dilalui tim SAR gabungan guna melakukan Ops Pencarian korban. Pukul 09.10 wit, Basarnas Ambon melakukan koordinasi dengan SROP Ambon guna memapelkan informasi kecelakaan ini terhadap kapal-kapal yg melintasi di sekitar perairan laut Banda.

Dikatakan upaya pencarian korban serta lintas koordinasi antar unsur terkait terhadap pencarian delapan orang ABK KM Sweet, menemukan titik terang sekira pukul pukul 19.00 Wit.

Sambung dia Comm Centre Basarnas Ambon menerima informasi dari pengurus kapal Matheus melaporkan bahwa, pada pukul 17.35 wit, lima orang ABK KM Sweet berhasil ditemukan oleh Kapal KM Yondri 03 di perairan laut banda -+ 35 NM dari Pulau Seram Bagian Timur.
Kelima korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan langsung dievakuasi ke atas Kapal KM Yondri guna mendapatkan perawatan.
Sementara tiga korban lainnya masih dinyatakan hilang.

“Lima ABK KM Sweet tersebut berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dihari ketiga pencarian dan sudah dievakuasi oleh kapal KM Yondri. sementara kapal lego jangkar menunggu pagi untuk melanjutkan perjalanan kembali ke Ambon. Upaya pencarian dihentikan sementara menunggu besok, guna melanjutkan Ops Pencarian terhadap tiga korban yang masih dinyatakan hilang,”terangnya.

Kapal naas tersebut bertolak dari Pulau Banda Neira tujuan Dermaga Perikanan, Desa Tantui, Kota Ambon. Namun sesampainya -+ 10 NM dari perairan Negeri Seri, Kota Ambon, kapal dihantam gelombang mengakibatkan rusak badan kapal hingga tenggelam. (KTL)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku