Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Politik

Pangdam: Beda Pilihan Politik Jangan Jadi Sumber Perpecahan

badge-check


Pangdam XVI Pattimura Mayjend TNI Syafrial bersama Kepala LKBN Antara Biro Maluku Ikhwan Wahyudi. Perbesar

Pangdam XVI Pattimura Mayjend TNI Syafrial bersama Kepala LKBN Antara Biro Maluku Ikhwan Wahyudi.

KABARTIMURNEWS.COM.AMBON – Panglima daerah militer (Pangdam) XVI Pattimura mengimbau masyarakat Maluku dan Maluku Utara agar tak menjadikan perbedaan pilihan politik sebagai sumber perpecahan dalam masyarakat.

“Sesuai program Basudara Pattimura yang saat ini digagas oleh Kodam Pattimura sebagai pengingat kembali pentingnya rasa persaudaraan dan kebersamaan,” ujar Pangdam XVI Pattimura Mayjend TNI Syafrial dalam keterangan yang diterima di Ambon, Rabu.

Hal itu dikatakannya usai rapat koordinasi pengamanan Pemilu 2024 bersama pemangku kepentingan di Kota Ambon.

Ia meminta masyarakat di wilayah kesatuannya untuk menyatukan perbedaan dalam persaudaraan, mewujudkan persatuan dalam keberagaman dan membangun kebersamaan dengan semua unsur.

“Untuk itu mari kita jaga Maluku dan Maluku Utara agar tetap aman dan harmonis menjelang Pemilu 2024,” katanya.

Pangdam menyampaikan pihaknya siap memberikan dukungan pengamanan Pemilu serentak tahun 2024.

Ia berharap kepada semua pihak yang berkaitan dengan Pemilu, untuk sama-sama mengamankan dan menjaga kondusifitas di setiap wilayah.

Pada kesempatan itu Pangdam menyampaikan terkait kebijakan dan strategi Kodam XVI/Pattimura dalam mengamankan tahapan Pemilu 2024, mulai dari kondisi umum wilayah Maluku dan Maluku Utara, indeks kerawanan pemilu, potensi kerawanan pemilu, pemetaan potensi konflik wilayah Maluku dan Maluku Utara, perkiraan ancaman, gelar pasukan wilayah Maluku dan Maluku Utara hingga data kesiapan operasi di kedua wilayah itu.

“Pemilu 2024 merupakan agenda nasional yang perlu pengawalan dan pengamanan secara bersama-sama antara TNI dan Polri untuk menghindari dan mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat,” ucapnya.

Saat ini pihaknya tengah menyiapkan sebanyak 1.200 personel TNI untuk mengamankan Pemilu 2024 di Maluku.

Pangdam Syafrial mengatakan untuk wilayah Maluku Utara yang juga merupakan wilayah kerja Kodam Pattimura pihaknya juga menyiapkan sebanyak 600 prajurit

Hal ini untuk membantu pemerintah yang menjamin pelaksanaan Pemilu secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, aman, dan tertib sebagaimana diatur dalam pasal 2 UU nomor 7 Tahun 2017 (UU Pemilu). (AN/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku