Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Korupsi Jalan Inamosol Belum Ada Penambahan Tersangka

badge-check


Korupsi Jalan Inamosol Belum Ada Penambahan Tersangka Perbesar

AMBON – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku masih melakukan penyidikan perkara korupsi proyek infrastruktur jalan Rumbatu-Manusa Kecamatan Inamosol Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Tiga tersangka sudah ditetapkan penyidik, dan belum ada tersangka baru.

Ditanya soal proses penyidikan saat ini Kasipenkum Kejati Maluku Wahyudi Kareba menjelaskan tim penyidik sementara fokus pada pemberkasan tiga tersangka dimaksud. Namun adanya kemungkinan penambahan tersangka, Wahyudi enggan bicara panjang lebar.

Namun Wahyudi tidak menampik adanya potensi penambahan tersangka. Dan itu bisa terjadi jika para saksi sebelumnya dipanggil kembali untuk pemeriksaan. “Itu juga kalau penyidik masih butuh pendalaman perkaranya,” katanya kepada Kabar Timur di ruang kerjanya Senin (9/1).

Sekadar tahu saja, perkara dugaan korupsi proyek jalan penghubung Desa Rambatu-Manusa baru 2 kolega mantan Kadis PUPR Kabupaten SBB Thomas Wattimena ditetapkan tersangka, keduanya dari swasta. Padahal Wattimena disebut-disebut sebagai pihak yang berperan mengatur proyek senilai Rp. 31 miliar itu.

Di perkara lain, dugaan korupsi Pembangunan Pasar Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) ternyata belum ada tersangka. Padahal kasus satu ini merupakan prioritas dari 12 kasus di Kejati Maluku di tahun 2022.

Diketahui, penyidik Kejati diam-diam mengusut kasus dugaan korupsi Pembangunan Pasar Langgur. Proyek dilaksanakan oleh CV. Alfa Lima, dengan nilai kontrak Rp.1,623 miliar dari APBD Malra.
Proyek milik Dinas Perindustrian Perdagangan Malra itu diduga tidak sesuai bestek, dan ada indikasi Mark-up pada sejumlah item kegiatan dan berpotensi kerugian keuangan negara.
“Sementara dalam proses. Belum ada tersangka. Semuanya masih dalam proses,” kata Wahyudi Kareba kepada wartawan diruang kerjanya. (*/KT)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku