Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Kriminal

Kasus KPUD SBB Kerugian Negara Bisa Bertambah

badge-check


Kasipenkum Kejati Maluku Wahyudi Kareba Perbesar

Kasipenkum Kejati Maluku Wahyudi Kareba

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Ditengarai modus atau cara yang dipakai pelaku dalam perkara korupsi dana hibah KPUD SBB tahun tahun 2016-2017 yakni fiktif dan markup anggaran. Tujuh orang telah diperiksa penyidik Kejati Maluku.

Penyidik Kejati sudah memanggil tujuh orang saksi dan diperiksa pada Senin 13 Juni 2022 pekan lalu. Dugaan korupsi yang satu ini sudah di tahap penyidikan berdasarkan sprindik tertanggal 10 Juni 2022.

Tujuh saksi yang menjalani pemeriksaan punya kapasitas selaku panitia pemilihan kecamatan(PPK) pada KPUD SBB. Dalam perkara yang telah naik tahap penyidikan ini diduga ada modus markup penggelembungan nilai anggaran.

Sementara modus fiktifnya dilakukan melalui pertanggungjawaban padahal kegiatan tidak ada, atau barangnya. Meski tidak ada barang atau kegiatan tapi tetap dibuatkan laporan pertanggungjawaban (LPJ) supaya dana dicairkan.

Namun potensi kerugian keuangan negara masih mungkin bertambah setelah dihitung oleh penyidik. “Sedangkan kerugiannya masih dihitung. Sekitar satu miliiar lebih. Itu baru perkiraan sementara oleh penyidik dari total dana hibah sebanyak 20 miliar rupiah, “ ungkap Kasipenkum Kejati Maluku Wahyudi Kareba kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (20/6).

Hanya saja detail anggaran untuk item-item apa saja yang dimarkup ataupun LPJ fiktif, Wahyudi belum belum bersedia menyampaikan. Namun menurutnya tidak menutup kemungkinan kerugian negara jauh lebih besar. “Karena proses penyidikan masih berjalan,” ujarnya. (KTA)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku