Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Kakek Aniaya Cucu 7 Tahun, Empat Gigi Roboh

badge-check


Kakek Aniaya Cucu 7 Tahun, Empat Gigi Roboh Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, –  Perlakuan kasar diberikan La Salim (pelaku) terhadap cucu kandungnya sendiri berinisial GGS (korban). Bocah berusia tujuh itu dipukul tanpa ampun.

Akibatnya, GGS harus kehilangan empat gigi dibagian depan. Itu setelah pukulan keras La Salim membuat gigi korban tanggal.

Bukan saja kehilangan gigi, korban juga harus menderita sakit di mata bagian kanan. Penganiayaan itu meninggalkan bekas bintik darah di bola mata GGS.

Peristiwa ini terjadi di rumah pelaku di kawasan Kebun Cengkeh, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Kamis (4/12), sekira pukul 18.30 WIT.

Salah satu keluarga korban mengatakan, La Salim tega menghajar GGS hanya karena masalah sepeleh. Ia menjelaskan, pada Sabtu sore, pelaku menanyakan tentang keberadaan orang tua si korban.

Dan korban menjawab kalau dirinya tidak mengetahui kemana ibunya pergi. Berulang kali ditanya tapi karena jawaban korban masih tetap sama, pelaku langsung emosi dan menghajar korban.

“Jadi masalahnya hanya karena korban menjawab tidak tahu, pelaku marah dan menghajar korban,” kata keluarga korban kepada Kabar Timur, Minggu (5/12).

Sumber yang tidak mau namanya dikorankan itu mengaku, peristiwa ini sudah dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) pada Minggu, sekira pukul 11.00 WIT.

“Sudah dilaporkan ke Polda Maluku pada Minggu hari ini (kemarin-red) dengan tuduhan tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur,” terang sumber

Dikatakan, laporan tersebut teregister nomor LP/B/518/XII/2021/SPKT/POLDA MALUKU tanggal 05 Desember 2021. “Berharap polisi bisa memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku,” harapnya. (KTY)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku