Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Kesepakatan Komisi dan Dinkes Belum Berjalan Baik

badge-check


Kesepakatan Komisi dan Dinkes Belum Berjalan Baik Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, –  Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku, Ruslan Hurasan mengatakan, komisi IV DPRD Maluku bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Maluku pada 2020 lalu pernah menyepakati soal dilakukannya pembatasan pengambilan sampel swab di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kelas II Ambon.

Itu disepakati dengan tujuan untuk mengantisipasi terjadinya gelombang antrian pengambilan sampel swab di BTKL-PP. Sebab, sudah diketahui bersama, bahwa alat PCR dan kapasitas dari BTKL-PP itu terbatas.

“Tapi yang dilihat saat ini, kesepakatan itu belum berjalan baik. Antrian pengambilan sampel swab di BTKL-PP Ambon masih panjang. Antrian juga terjadi hingga bermingu-minggu,” kata Hurasan kepada wartawan di Ambon, kemarin.

Menurutnya, Dinkes Provinsi Maluku harus bisa berkoordinasi dengan Pemda perihal masalah ini. Kemudian, Dinkes perlu membatasi pengambilan sampel Swab. “Karena yang saya bilang tadi, ini mengingat banyaknya antrian sampel dari berbagai rumah sakit (RS) di BTKL-PP Kelas II Ambon,” ujarnya.

Dia mengisahkan, di tahun 2020 lalu, telah ada kesepakatan antara DPRD bersama Dinkes Maluku, terkait pembatasan pengambilan sempel swab. Dan hal tersebut seharusnya dapat dijalankan secara baik.

“Tahun kemarin audah ada kesepakatan itu. Saya minta, ini perlu ditindaklanjuti oleh Pemda Maluku. Kami mau, pengambilan sempel ini bisa dibatasi. Sebab memang kapasitas kami di Maluku terbatas,” tandasnya.

Seharusnya, lanjut Politisi PKB itu, dalam pengambilan sempel maksimalnya kurang lebih 350 dalam sehari, sehingga terhindar dari antrian panjang pada laboratorium BTKLPP serta laboratorium Dinkes.

“Dan ini pun perlu ada kesadaran bersama masyarakat untuk taat pada anjuran pemerintah. Namun di sisi lain, pemerintah juga harus sadar apa yang kurang untuk harus segera dieksekusi,” tukasnya.

(KTY)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku