Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

DPRD Maluku Ikuti Vaksin Covid-19 Tahap Dua

badge-check


DPRD Maluku Ikuti Vaksin Covid-19 Tahap Dua Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON,- Anggota DPRD Provinsi Maluku kembali mendapatkan vaksin pencegahan covid- 19. Pemberian vaksin untuk kedua kalinya itu digelari di di loby gedung DPRD Maluku, Senin (2/8).Selain anggota DPRD, program vaksin juga diikuti oleh pihak keluarga para anggota. Penyuntikan mulai dilakukan sejak pukul 10:00 WIT hingga selesai.

Sekretaris DPRD Provinsi Maluku, Bodewin Wattimena mengatakan, vaksin hari ini (kemarin-red), merupakan vaksin lanjutan dari kegiatan vaksin tahap pertama beberapa waktu lalu. “Dan selain anggota DPRD, vaksin juga diikuti oleh pihak keluarga masing-masing anggota. Ini lanjutan untuk tahap kedua,” kata Bodewin kepada wartawan

Menurutnya, seperti biasanya, sebelum dilakukan penyuntikan vaksin, terlebih dahulu dokter mengecek tekanan darah. “Prinsipnya ini dilakukan untuk menekan laju penyebaran Covod-19 di Maluku,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, anggota DPRD Provinsi Maluku  mendapatkan vaksin pencegahan covid- 19. Ini tampak dengan kegiatan vaksinasi yang digelari di loby gedung DPRD Maluku, yang diikuti oleh ketua dan sebagian besar anggota dewan, Sabtu (3/7)

Wakil rakyat ini mengikuti program vaksinasi tahap I bagi pelayan publik. Pimpinan dan anggota DPRD mulai disuntik vaksin pada pukul 10.00 WIT hingga pukul 14.00 WIT. Namun sebelumnya, oleh dokter, anggota dicek tekanan darah dan dilakukan wawancara. Dokter juga yang menentukan siapa yang harus disuntik vakisin sinovac dan siapa yang astrazeneca.

Anggota DPRD Maluku, Ruslan Hurasan mengatakan, penyuntikan vaksinasi diawali oleh pimpinan DPRD dan selanjutnya dilakukan bergiliran kepada para anggota legislatif yang hadir. “Kita sudah ikuti vaksinasi tahap satu. Anggota yang ikuti program vaksinasi sudah sebagian besar, tinggal sedikit yang belum,” kata Hurasan dihubungi Kabar Timur.

Politisi PKB ini menyatakan, vaksin yang disuntik bukan saja jenis sinovac tapi juga astrazeneca. “ Dan oleh dokter saya di beri vaksin astrazenec. Ada juga yang disuntik vaksin sinovac,” sebutnya.

Dikatakan, vaksin sebagai ikhtiar yang dilakukan pemerintah untuk proses pencegahan terhadap corona yang penularannya terus meninggi. “Tentu ini dilakukan sebagai upaya untuk segera mengakhiri covid-19. Sehingga ekonomi dan sendi sendi kehidupan yang terdampak covid segera  bangkit dan berjalan normal,” tuturnya.

Dia mengaku, vaksin telah dilakukan serempak secara nasional. Dan tidak saja DPRD yang mengikuti tapi juga menyasar ke semua elemen baik tokoh masyarakat, PNS, lansia dan bahkan ke anak.

Aleg dapil Malteng ini mengajak masyarakat untuk segera melakukan vaksin demi kepentingan bersama dan dianjurkan untuk tetap berikhtiar dengan memakai masker, cuci tangan serta tidak berkerumun. “Kalau ada yang bilang vaksin itu timbul masalah, itu hoax. Jadi mari kita perangi hoax terkait vaksin. Yakinlah vaksin ini aman dan efektif,” tutup wakil ketua Komisi IV itu.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Maluku, Melkianus Sairdekut mengatakan, belum semua anggota DPRD mengikuti pelaksanaan vaksin mengingat sebagian anggota DPRD lainnya masih melakukan kunjungan pengawasan dewan di beberapa daerah di Maluku. “Belum semua yang ikuti vaksinasi. Soalnya sebagian anggota masih melaksanakan agenda pengawasan DPRD. Tapi, tentu semua akan sama-sama mendukung untuk program ini,” tukas dia. (KTY)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku