KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Itiong Pardjer, nelayan asal Kabupaten Kepulauan Aru, dilaporkan hilang di perairan laut selat Tabarfane, kabupaten setempat, Minggu (14/6). Meski warga bersama tim unit siaga SAR Aru telah melakukan pencarian, tapi keberadaan pria berusia 35 tahun itu belum diketahui entah dimana.
Kepala Kantor SAR Cabang Ambon, Mustari mengatakan, informasi adanya nelayan yang hilang di perairan laut selat Tabarfane baru diketahui setelah mendapatkan laporan dari Kepala Koordinator Unit Siaga SAR Kepulauan Aru, Reinhard Loppies.
“Iya benar ada nelayan yang dikabarkan hilang dan sampai saat ini masih dilakukan pencarian,” kata Mustari .Menurutnya, berdasarkan laporan dari keluarga korban, Itiong pergi melaut di selat Tabarfane, Kecamatan Aru Selatan Utara, dengan menggunakan perahu ketinting pada pekan kemarin.
Rencananya, korban akan balik atau pulang rumah pada 11 Juni 2021. Tapi, hingga pada 14 Juni 2021, korban belum juga kembali. Khawatir dengan keberadaan korban, keluarga bersama warga setempat melakukan pencarian namun hasilnya nihil.
Karena tidak ditemukan, keluarga korban kemudian melaporkan ke SAR Kepulauan Aru. Kantor SAR lalu mengerahkan tim dengan dibantu Polairud, TNI, BPBD dan masyarakat untuk melakukan pencarian. “Jadi pencarian dilakukan pada selat Tabarfane dengan titik koordinat 6°15’17.86”S – 134°15’27.38’’T. Tim menggunakan Speed boat milik BPBD Dobo dan longboat masyarakat,” jelasnya.
Dia mengaku, saat ini, kondisi laut Kepulauan Aru kurang bersahabat. Cuaca berawan dan disertai hujan ringan. “Tapi tim tetap saja melakukan pencarian. Pencarian dilakukan sekira pukul 10.55 WIT dan hasilnya masih nihil,” sebut dia.
Ditambahkan, tim akan menginap di Desa Tabarfane untuk kemudian melakukan operasi pencarian di hari berikutnya. “Semoga saja korban ditemukan secepatnya dalam kondisi selamat,” harapnya. (KTY)



























