Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Kriminal

Ada Korupsi Obat di RSUP Leimena

badge-check


Ada Korupsi Obat di RSUP Leimena Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, – Kejaksaan menerima laporan masyarakat terkait korupsi obat di RSUP Leimena.  Obat Covid-19 yang dikorupsi. Benrakah?

Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Leimena Ambon baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, yakni:  pada 25 Maret 2021 lalu. Sayang, diusia yang terbilang muda ini, aroma korupsi sudah  menguap kemana-mana.

Informasi yang dihimpun Kabar Timur menyebutkan, ada oknum di RSUP Leimena, disebut-sebut terlibat dalam pengadaan obat Covid-19, tahun 2020. “Anggaran pengadaan itu tidak besar, yakni: Rp 150 juta,” ungkap sumber Kabar Timur.

Hanya saja, lanjut sumber itu, dalam proses atau realisasi dari pengadaan obat-obatan untuk penanganan Covid-19  senilai itu, terdapat mark-up alias  si oknum tersebut mengambil untung yang berlebihan.

Isu dugaan korupsi pengadaan obat-obatan di RSUP Leimena telah jadi perbincangan miring ditengah-tengah publik Kota Ambon. Apalagi RSUP Leimena tergolong RS baru, sudah “dikotori” dengan tindak-tindakan korupsi.

Direktur Umum RSUP Leimena Ambon,  Celestinus Eigya Munthe yang dikonfirmasi Kabar Timur tidak mau berkomentar perihal masalah ini.  “Saya no komen,” singkat Celestinus membalas pesan What’s App Kabar Timur, Sabtu malam (12/6).

Tapi, benarkah kabar dugaan korupsi di RSUP Leimena, telah masuk ke kantor Kejati Maluku?  Dikonfirmasi Kabar Timur, Kasi Penkum Kejati Maluku, Wahyudi Kareba  tidak menepisnya. Dia membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan korupsi pengadaan obat Covid-19 di RSUP Leimena Ambon.

“Iya ada laporan itu. Untuk kelanjutannya, nanti besok (hari ini-red) saya konfirmasi lagi ke jaksa,” kata Wahyudi dihubungi Kabar Timur, Minggu (13/6) . (KTY)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku