Polisi Periksa Enam Saksi di Kasus “Tipu” Zainudin Booy

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- Penanganan penyelidikan kasus pemalsuan tanda tangan dengan terlapor eks Direktur PT Bipolo Gidin, Zainudin Booy terus berjalan. Hingga saat ini, penyidik Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Maluku sudah memeriksa enam saksi.

Mereka yang diperiksa diantaranya Abraham Julius Lesnussa, Edison Hukunala, Muh. Asnawi Soulisa, Muh. Yuna Iriawan Borut, Rolisa Carolin Latumahina dan Neneng Rohayati. “Iya, masih terus dalam penanganan. Sampai saat ini sudah enam orang yang diperiksa,” kata Dirkrimum Polda Maluku, Kombes Pol Sih Harno kepada Kabar Timur di Ambon, Selasa (23/3).

Menurutnya, setelah tahap ini, penyidik kemudian merencanakan membuat dan mengirim undangan wawancara kepada terlapor Zainudin Booy. “Jadi nanti barulah dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap terlapor. ,” terangnya.

Jika sudah, lanjut Mantan Kabid Hukum Polda Maluku itu, polisi akan melakukan gelar perkara. Gelar perkara inilah baru kemudian ditentukan adanya tindak pidana atau tidak.

Untuk diketahui, laporan ini naik ke Polda Maluku setelah empat direktur di PT Bipolo Gidin mengetahui tanda tangan mereka ada dalam surat persetujuan peminjaman uang PT Bipolo Gidin sebasar Rp 211.040.500 dengan bunga 10 persen ke Neneng Norhayati.

Empat direktur ini yakni direktur keuangan, direktur teknik, direktur umum dan direktur operasional. Sementara mereka tidak pernah melakukan tanda tangan yang disertai cap tersebut. Turut dilibatkan tanpa sepengetahuan, empat direktur ini kemudian Direktur Utama PT Bipolo Gidin yang saat itu dijabat Zainudin Booy. (KTY)

Komentar

Loading...