9 Tahun Mendulang, Warga Gempar Emas Muncul Dipermukaan Laut

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON, - Ini bukan yang pertama kali, tapi beberapa tahun lalu juga disalah satu pantai di petuanan Negeri Tamilouw ditemukan hal yang sama.

Warga Negeri Tamilouw, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), heboh muncul material emas dipermukaan air laut, Senin (22/3). Padahal, kurang lebih sembilan tahun sejak 2013, mendulang emas dibeberapa kali yang terdapat di wilayah tersebut, tidak pernah sekalipun ada fenomena yang menggemparkan seperti itu. 

Safrian Bahri Susurito, salah satu warga Negeri Tamilouw, dihubungi Kabar Timur, via telepon seluler, Senin malam mengaku, dirinya bersama seluruh warga dibuat kaget munculnya material logam mulia tersebut di kaki Air “Wai Loyain” tepatnya di tepi pantai.

“Kalau untuk mendulang emas, bagi kami(warga Tamilouw) hal biasa. Sebab sudah sejak 2013 hingga saat ini (9 tahun), kami sudah mendulang emas di lima Kali (sungai) disini. Namun baru sekarang, ada emas muncul di air laut. Fakta ini buat kami kaget,” ungkapnya. 

Menurut Safrian, mengetahui ada material emas muncul atau ditemukan di air laut, dirinya bersama beberapa warga merasa penasaran langsung menuju lokasi untuk pastikan kebenarannya. Ketika sampai di bibir pantai itu benar  ada material emas dari air laut. 

“Warga berbondong-bondong mendulang dulang. Ada yang dapat satu gram sampai 10 gram,” ungkapnya. Warga sekitar,  diakui telah miliki pengalaman dulang emas sejak tahun 2013 lalu. Sehingga, emas yang bermunculan dipermukaan air laut Negeri Tamilouw, dikerjakan bak orang berpengalaman. 

“Semua warga yang mendulang tadi (kemarin), melakukannya dengan  baik. Bagaimana tidak, kita disni, sudah dari 2013 kerja dulang emas di lima kali, diantaranya Kali Lata, Totun, Satu, Yala, Nama,” papar Safrian. 

Safrian menambahkan, dari hasil pantauan dirinya bersama beberapa warga di lokasi munculnya emas tersebut, tidak terlihat ada orang lain selain warga Negeri Tamilouw yang melakukan proses mendulang. 

“Semua yang mendulang emas di pantai, hanya orang Tamilouw saja, tidak ada orang dagang (orang luar). Sampai sekarang, juga masyarakat masih terus memantau perkembangannya, apakah besok (hari ini) masih ada atau tidak, “ tutupnya. 

Informasi lain yang dihimpun Kabar Timur menyebutkan, temuan adanta butiran emas di bibir pantai Negeri Tamilouw  bukan yang pertama.  Tahun lalu  juga pernah ditemukan hal yang sama.

Kepala Seksi Pemerintahan Negeri Tamilouw, Rais Pawae mengungkapkan, benda yang diduga emas bertaburan ditepi pantai Tamilouw sejak akhir pekan kemarin. “Benar adanya penemuan emas ditepi pantai bagian timur negeri kami (Tamilouw). Temuan itu sudah sekitar  lima hari terakhir. Belum banyak yang tahu hal ini, ” kata dia. 

Menurutnya, penemuan adanya emas tersebut bukan pertama kali, sejak beberapa tahun lalu, juga benda yang diduga emas itu ditemukan warga dikawasan Negeri Tamilouw. Ini bukan yang pertama kali, tapi beberapa tahun lalu juga disalah satu pantai di petuanan Negeri Tamilouw ditemukan hal yang sama. Namun tidak berlangsung lama, hanya sekitar 2 bulan kemudian hilang,” ungkapnya.. 

Pawae mengaku, jika pemerintah Negeri tidak ambil pusing terkait temuan emas yang kini lagi menghebohkan itu. “Kita dari Pemerintah negeri biarkan saja begitu. Namanya juga rezeki warga. Mungkin warga cari dapat lalu jual sehingga mereka bisa membeli kebutuhan mereka. Benda yang ditemukan itu tidak banyak, dia seperti pasir saja, ” terangnya.  (KTE) 

Komentar

Loading...