Kasrul: Butuh Sosialisasi Vaksinasi Covid-19

Kasrul Selang

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Vaksinasi  Covid-19 oleh pemerintah pusat dibutuhkan sosialisasi agar semua lapisan masyarakat di Maluku memahami pentingnya divaksin. Tujuan vaksinasi untuk menjaga kekebalan tubuh dari penyebaran virus mematikan itu.

Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Kasrul Selang menyatakan, program vaksin sering dilakukan oleh instansi teknis terkait sehingga program vaksinasi tidak perlu dikuatirkan. 

“Vaksin ini bukan baru. Kita beberapa kali imunisasi kan. Tenaga kesehatan memiliki pengalaman yang cukup,” kata Kasrul kepada Kabar Timur terkait kesiapan pemerintah provinsi Maluku menyambut vaksin Covid-19, pekan kemarin. 

Namun, ingat dia, program vaksinasi butuh sosialisasi dan edukasi di tengah masyarakat. Sebab vaksinasi sering hoax dihembuskan di media sosial yang meresahkan warga. “Karena itu kita butuh penyuluh dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), kelompok lain seperti tokoh agama dan terutama para guru,” jelasnya. 

Kasrul memastikan, kepala daerah dan pejabat di daerah lebih awal divaksin. “Kita digarda terdepan melayani masyarakat, tentu kita lebih dulu (divaksin) tanpa bermaksud macam-macam. Nanti saya duluan,” tegas Kasrul.

Vaksinasi dilakukan berbasis rumah sakit dan puskesmas. “Apalagi kita punya sumber daya manusia dan peralatan medis,’’ tandasnya.

Sebanyak 12 provinsi menjadi prioritas program vaksinasi karena  penyebaran Covid-19 cukup tinggi. “Kita (Maluku) belum. Tentu vaksin gratis. Kita dapat 1,2 juta vaksin. Dikhususkan untuk usia 18 sampai 59 tahun dulu. Karena vaksin ini diuji cobakan kepada usia itu,” sebut Kasrul.

Namun,  informasi terakhir dari Kementerian Kesehatan, vaksin  sementara diuji di BPOM dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk memastikan kehalalannya. “Kalau sudah ada vaksin prioritas kepada usia yang disebutkan dan khusus bagi tenaga kesehatan di garda terdepan. Begitu juga bagi TNI dan Polri serta ASN. Segmen ini belum satu juta. Kita perkecil lagi jadi tidak dikhawatirkan,” tukas Kasrul. (KTM)

Komentar

Loading...