Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Delapan Tersangka, Satu Tewas di Tanah Warisan

badge-check


					ILUSTRASI Perbesar

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON– Penyidik kepolisian menetapkan delapan orang tersangka di kasus sengketa tanah warisan yang menyebabkan empat nyawa melayang dalam kebun, Desa Faan, Jalan Tool Bandara Ibra, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu (6/5). Satu diantaranya ikut tewas. Adalah Alex Sangur, pengacara berusia 32 tahun.

Dari delapan tersangka itu, tujuh kini telah mendekam di dalam rumah tahanan Polres Maluku Tenggara. Mereka adalah Lukas Latuperissa, Tedy Rumangun, Janter Rumyaan, Brian Rumangun, Weli Rumangun dan Thomas Ohoiledjaan, serta satu anak dibawah umur yaitu GR.

“Sebetulnya ada delapan pelaku tapi satu pelakunya meninggal. Dia meninggal karena dibunuh. Namanya Alex Sangur,” kata Kepala Polres Maluku Tenggara AKBP. Alfaris Pattiwael kepada kabartimurnews.com, Kamis (7/5).

Alex Sangur, berprofesi sebagai seorang pengacara. Sebelum dihabisi, pria 32 tahun ini terlebih dahulu menganiaya Hermanus Rumangun, kakeknya sendiri hingga tewas. Kakek 69 tahun ini adalah om dari ibu angkatnya Efelin Rumangun (67) yang ikut tewas dibunuh dalam peristiwa itu.

“Melihat itu (Alex menganiaya Herman), dua anak dari Herman menghadang dia. Terjadilah baku potong antara dia sama anaknya Herman ini, namanya Teddy Rumangun dan Brian Rumangun. Mereka ini yang memotong Alex setelah Alex membunuh bapaknya mereka,” ungkap Alfaris melalui telepon genggamnya.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Bukti Sudah Terang, Korupsi DD Desa Luhu  Saatnya “Naik Kelas”

3 Februari 2026 - 10:28 WIT

Gebrakan “Beringin” Maluku, Rekrut Jurnalis Kawakan Rebut Kejayaan 2029

1 Februari 2026 - 02:17 WIT

Trending di Maluku