KABARTIMURNEWS.COM. AMBON-Gugus Tugas Covid-19 Maluku dan Kota Ambon, tidak pernah menyatakan korban meninggal. Sebagai pasien postif corona. Pasalnya, positif atau tidak tergantung hasil sweb yang telah dikirim ke Jakarta.
“Positif tidaknya pasien itu tergantung hasil sweb yang dikirim ke Jakarta. Kita tunggu saja. Kita tidak berani menyatakan postif atau tidak sebelum hasil sweb itu dating,” tegas Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang, kepada wartawan, Jumat.
Menyoal tentang pemakaman, korban Kasrul menjelaskan proses pemakaman seperti pemakaman jenazah pasien terkonfirmasi covid-19, sebagai upaya pencegahan perfentif sesuai protapnya, pasien-pasien dalam kondisi seperti yang dialami pasien dimaksud sudah sampai tahap pengambilan swab, protap penanganannya dilakukan seperti pasien yang terkonfirmasi.
“Kami berempati, namun upaya pencegahan perfentif akan pertimbangan itu jauh lebih dominan. Protapnya pasien-pasien dengan kondisi seperti itu PDP, sambil menunggu swab protap seperti pasien yang covid,” ujarnya.



























