KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Mujahidin Maluku yang tergabung dalam Yayasan Baku Kele mengutuk aksi konvoi di Mapolda Maluku dan pengibaran bendera RMS di sejumlah daerah ini.
Yayasan Baku Kele yang merupakan warga binaan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ini mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut.
Ketua Yayasan Baku Kele, Rusli Aminuddin mengatakan, pihaknya sangat menyesali aksi sporadis pada 25 April lalu. “Kami mengutuk aksi konvoi pengibaran bendera RMS dan apapun itu yang dilakukan oleh RMS termasuk membentangkan bendera di Mapolda Maluku,” tegasnya kepada Kabar Timur, Senin (27/4).
Rusli mendukung aparat kepolisian mengusut tuntas dan proses hukum terhadap aksi makar tersebut. “Kami juga mendukung semua pihak yang mencegah dan menanggulangi berkembangnya RMS serta siap membantu melaksanakan sosialisasi pemahaman terhadap nasionalisme dan NKRI,” terang Rusli didampingi pengurus Yayasan Baku Kele.
Yayasan Baku Kele mengajak seluruh lapisan masyarakat di Maluku untuk bersama TNI dan Polri memerangi RMS. “Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan yang sudah kondusif dari kelompok yang ingin merusak keamanan dan ketertiban bangsa dan negara. NKRI harga mati,” tegasnya.
EVALUASI INTELIJEN



























