Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Lapas Geser Digeledah

badge-check


Lapas Geser Digeledah Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Geser bersama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas III, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), melakukan penggeledahan di kamar narapidana (napi) Lapas tersebut, Kamis (13/2).

Penggeledahan dilakukan untuk mencari sejumlah barang atau benda terlarang dan berbahaya. Seperti senjata tajam, korek api dan benda terlarang lainnya. Pemeriksaan atau razia kamar napi tersebut dipimpin Kapolsek Geser Ipda Tony Prawira.

“Tadi sekitar pukul 10.00 WIT bertempat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Geser Kecamatan Seram Timur kami melakukan kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan terhadap para Napi,” ungkap Kapolsek Geser Ipda Tony Prawira.

Menurutnya, razia kamar milik warga binaan di dalam Lapas bertujuan untuk untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi seperti perkelahian antar sesama tahanan atau napi, penyerangan terhadap petugas lapas dan berbagai potensi rawan lainnya.

“Pemeriksaan benda-benda tajam itu juga untuk mengantisipasi terjadinya penyerangan terhadap petugas Lapas atau Sipir dan juga terjadinya pengrusakan, atau pembakaran terhadap Lapas,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, kegiatan yang terlebih dahulu diawali dengan sosialiasi tersebut berlangsung aman dan lancar. “Dalam kegiatan itu tidak ditemukan benda tajam ataupun sejenisnya,” pungkasnya. (CR1)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku