Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Hutan Cengkih dan Pala di Hative Besar Terbakar

badge-check


Hutan Cengkih dan Pala di Hative Besar Terbakar Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kota Ambon, Rabu (29/1). Hutan berisi tanaman cengkih, pala, durian, duku, dan kelapa milik warga Hative Besar Kecamatan Teluk Ambon, ludes terbakar.

Karhutla yang terjadi tepat di hutan Air Lari, Dusun Wailete, Desa Hative Besar ini terjadi sejak pukul 11.00 WIT. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hingga kini penyebab karhutla belum diketahui.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kabar Timur, menyebutkan titik api pertama kali diketahui oleh Frans Telusa, warga Dusun Wailete RT 05 /RW 001, Hative Besar.

Lelaki 60 tahun ini melihat dari kejauhan jika api berada di belakang gunung atau di hutan Air Lari. Dia kemudian mengajak beberapa warga mengeceknya.

“Tiba di lokasi kebakaran warga melakukan pemadaman seadanya saja. Namun kebakaran semakin membesar karna di picu panasnya terik matahari dan banyaknya semak belukar yang mudah terbakar sehingga api makin membesar dan sulit untuk di padamkan,” kata sumber kepolisian yang enggan memakai identitasnya.

Tak mampu menjinakan api, warga menghubungi pejabat Desa Hative Besar Novi Laisatamu untuk meminta bantuan mobil pemadam kebakaran Kota Ambon.

“Pukul 13.00 WIT, 3 mobil Damkar tiba di lokasi dan bersama warga dan di bantu personil Polsek Teluk Ambon dan TNI (Koramil Nania) lakukan pemadaman,” katanya.

“Kebakaran itu menghanguskan tanaman milik Yoyo Latumeten dan Matheos Lelapari berupa pohon cengkih, durian, duku, pala, durian dan kelapa,” tandasnya.

Kapolsek Teluk Ambon Ipda Yazie yang dihubungi Kabar Timur membenarkan karhutla tersebut. Dia mengaku insiden itu telah berhasil ditangani.

“Sudah padam. Tidak ada korban jiwa. Hanya saja tanaman warga terbakar,” tandasnya. (CR1)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku