Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Desak Polisi Usut Penggelapan ADD Jikumerasa

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

KABARTIMURNEWS.COM,AMBON- Sejak tahun 2015, uang miliaran rupiah yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) Jikumerasa, Kecamatan Kayeli, Kabupaten Buru, kerap diterima. Tapi pembangunan dalam desa tak kasat mata.

Diduga, banyak terjadi penggelapan. Aparat hukum didesak melakukan penyelidikan.
Salah satu warga Jikumerasa mengaku, dugaan penggelapan ADD Jikumerasa telah dilaporkan ke pihak berwajib seperti Kepolisian maupun Kejaksaan setempat. Bahkan, masyarakat telah melakukan aksi unjuk rasa.

Namun kasus ini tak pernah menjadi perhatian aparat hukum.
“Kami sudah demo bahkan di liput banyak media tetap saja tidak di publikasi. Dalam aksi demo tuntutan masyarakat adalah tangkap Pjs Desa Hawa Tutaha, Bendahara Desa Sartia Ningsi dan Ketua BPD desa La Abu Buton,” kata warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Selasa (21/1).

Dia menduga, sejak tahun 2015 silam, banyak terjadi penyimpangan yang dilakukan aparat pemerintahan desa saat ADD dikucurkan. Setiap tahun, uang milyaran rupiah yang diterima tidak pernah diketahui masyarakat.

Pemerintah desa, tambah dia, begitu tertutup dan tidak transparan dengan ADD tersebut. “Tidak kelihatan pembangunan di dalam desa hingga tahun 2019,” tambah lelaki paruhbaya tersebut.

Bahkan, lanjut dia, masyarakat pernah menemukan sebanyak 7 kwitansi fiktif alias palsu yang diduga dilakukan oleh Bendahara Desa. Kwitansi itu atas nama warga desa Jikumerasa. 6 diantara kwitansi yang ditemukan itu terkait satu paket proyek penimbunan Pantai Bay Let. Sedangkan 1 kwitansi terkait pekerjaan sumur bor.

“Dari 7 kwitansi palsu yang ditemukan itu, masing-masing memiliki nilai uang sebesar Rp27 juta sampai dengan Rp30 juta setiap kwitansi,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Konflik Berdarah di Tanimbar, Satu Tewas dan Empat Luka

30 November 2025 - 23:38 WIT

Polda Maluku Kerahkan Pesawat Cari 11 ABK Hilang di Laut Banda

26 November 2025 - 02:10 WIT

Begini Cara Kejaksaan Awasi  Aliran Kepercayaan

20 November 2025 - 23:59 WIT

Polisi Periksa 13 Saksi Terkait Sianida di Ruko Batu Merah

20 November 2025 - 02:51 WIT

BKSDA Maluku Amankan 14 Ular Leopard

19 November 2025 - 01:22 WIT

Trending di Utama