Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Hutan di Pegunungan PT Karlez SBT Terbakar

badge-check


Hutan di Pegunungan PT Karlez SBT Terbakar Perbesar

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON- Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terjadi di sekitar pegunungan PT. Kalrez Petroleoum, Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, Selasa (17/9).

Kebakaran itu hanya berjarak 100 meter dari Gudang bahan peledak perusahaan Kalrez tersebut. Penyebab kebakaran belum diketahui pasti. Tapi diduga akibat rumput ilalang yang rentan terbakar saat musim panas.

Meredam kebakaran agar tidak berdampak luas, aparat Polres Seram Bagian Timur, turun tangan. Pemadaman dipimpin Waka Polres Kompol La Udin Taher.

“Personel yang dilibatkan dalam operasi pemadaman kebakaran hutan berjumlah 35 orang anggota,” ungkap Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Saminata kepada wartawan, tadi malam.

Personel yang dikerahkan melakukan pemadaman terdiri dari semua satuan kerja di lingkungan Polres Seram Bagian Timur.

“Pemadaman api dibantu oleh Brimob Kompi B sebanyak 10 orang, Polsek Bula 5 orang dan karyawan PT. Kalrez sebanyak 25 orang,” kata Saminata.

Menurutnya, proses pemadaman mengerahkan satu unit mobil Fire Tank, Pompa Hydrant, Fire Hose, dan Fire Nozzele milik PT. Kalrez Bula.

Hingga kini belum diketahui pasti penyebab kebakaran. Tapi dugaan sementara akibat rumput ilalang yang tumbuh di sekitar perbukitan.

“Rumput ilalang yang tumbuh di hutan tersebut rentan dan mudah terbakar karena cuaca panas pada musim kemarau seperti saat ini,” terangnya.

Upaya personel pemadaman sejak pukul 16.00 WIT membuahkan hasil. Api berhasil dijinakan sekitar 19.30 WIT.

“Api dapat dipadamkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut. Situasi saat ini masih dalam keadaan aman terkendali,” ujarnya.

Dengan adanya kebakaran tersebut, Saminata menghimbau masyarakat untuk sementara tidak melakukan aktifitas pembersihan lahan dengan cara dibakar.

“Jangan membersihkan lahan dengan cara dibakar guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan pada saat cuaca panas di awal musim kemarau seperti saat ini,” pintanya. (CR1)

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

15 Hari di Luar Daerah per Bulan: Pemerintahan KKT Dinilai “Jalan Setengah Mesin”, DPRD Didesak Ambil Sikap

25 Juli 2026 - 20:17 WIT

Pelni Ambon & Tim Gabungan Perketat Pengawasan Kapal dari Penyelundupan Satwa Dilindungi dan Barang Terlarang

22 Juli 2026 - 21:30 WIT

BKKBN Maluku & Muslimat NU Bergandengan, Ubah Edukasi Stunting Jadi Aksi Nyata Lewat “Ibu Asuh”

21 Juli 2026 - 20:33 WIT

Ini Strategi Pemprov Maluku di Blok Masela Biar Putra Daerah Tak Cuma Jadi Penonton

21 Juli 2026 - 20:21 WIT

Menanti Blok Masela: Pelni Ambon Siap “Tancap Gas” Jika Arus Logistik Mulai Membanjir

17 Juli 2026 - 00:14 WIT

Trending di Maluku