Sekilas Info

PETI Berkeliaran, 4 PJU Polres Buru Dimutasi

Foto: IST

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON- Empat pejabat utama (PJU) di jajaran Polres Pulau Buru mendadak dimutasikan Kepala Polda Maluku Inspektur Jenderal Polisi Royke Lumowa. Mereka dimutasikan karena diduga tidak mampu menangani persoalan penambang emas tanpa izin (PETI) yang masih berkeliaran. Benarkah?

Ke-empat PJU yang dimutasi adalah Kabag Ops AKP Muhamad Bambang Surya, Kasat Reskrim AKP Senja Pratama, dan Kasat Intelkam Polres Pulau Buru AKP Robby Hehanussa, serta Kapolsek Waeapo Ipda Rizki Arif Prabowo.

Berdasarkan informasi yang diterima Kabar Timur, mutasi jabatan secara tiba-tiba ini terjadi karena diduga persoalan PETI yang masih marak beroperasi di kawasan tambang emas di Pulau Buru. Padahal, orang nomor 1 Polri di Maluku sedang gencar-gencarnya memberantas PETI dan melakukan penghijauan di sekitar kawasan tambang tersebut.

Selain Gunung Botak di Kecamatan Waeapo, terbaru yang dihimpun koran ini, terdapat kurang lebih 1.000 PETI yang mengelola tambang baru Gunung Nona, Kecamatam Lolongguba, Kabupaten Buru. Lokasi tambang emas ini berada tepat di belakang Desa Metar dan Wapsalit.

“Infonya begitu. Nanti cek saja di Polda. Yang diganti itu Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Intelkam dan Kapolsek Waeapo,” ungkap sumber kepada Kabar Timur via selulernya, Jumat (6/9).

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Mohamad Roem Ohoirat yang dikonfirmasi Kabar Timur membenarkan adanya Surat Telegram Rahasia (STR) dari Kapolda Maluku terkait pergantian atau mutasi jabatan di Polres Pulau Buru.

“Benar. Ada empat pejabat yang diganti berdasarkan STR Nomor : STR/187/IX/KEP./2019 tanggal 6 September 2019,” ungkap Ohoirat, kemarin.

Ohoirat menepis tudingan miring terkait adanya proses pergantian atau mutasi jabatan tersebut. Pergantian jabatan merupakan hal yang biasa di organisasi Polri. Ini sebagai bentuk penyegaran sebuah institusi. 

Olehnya itu, mantan Kapolres Maluku Tenggara dan Kepulauan Aru ini secara tegas mengatakan bahwa mutasi yang dilakukan saat ini bukan karena adanya permasalahan lain atau persoalan PETI.

“Mutasi ini dilakukan karena kebutuhan organisasi, dimana mereka-mereka yang dimutasi dianggap layak untuk menempati posisi yang baru,” tandasnya.

Dalam STR Kapolda tentang pemberhentian dari dan pengangkatan jabatan dalam lingkungan Polda Maluku itu, AKP Muhamad Bambang Surya yang sebelumnya menjabat Kabag Ops diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbag Pakatkerma Bagkerma Roops Polda Maluku. Posisinya diganti AKP Ruben Menteng Humbang Sihombing yang dulunya menjabat Kasi Sidik Dit Polairut Polda Maluku.

Kasat Reskrim AKP Senja Pratama dimutasikan sebagai Bhayangkara Admnistrasi Penyelia Bidang Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Maluku. Jabatan yang ditinggalkan diganti AKP Uspril Waler Futwembun yang sebelumnya menjabat Kasubbag Renmin Ditreskrimsus Polda Maluku.

Kasat Intelkam Polres Pulau Buru AKP Robby Hehanussa dimutasikan sebagai Bhayangkara Administrasi Penyelia Bidang Subdit 2 Ditintelkam Polda Maluku. Posisinya diganti Iptu Sirilus Atajalim yang sebelumnya menjabat PS Panit 3 Subdit 2 Ditintelkam Polda Maluku.

Sedangkan Kapolsek Waeapo digantikan Ipda Andi Erwin Poleonro yang sebelumnya menjabat sebagai Kaurren Subbagrenrim Ditreskrimum Polda Maluku. Ipda Rizki Arif Prabowo yang sebelumnya menjabat Kapolsek Waeapo dimutasikan sebagai Bhayangkara Administrasi Penyelia Bidang Subdit 1 Ditintelkam Polda Maluku. (CR1)

Penulis:

Baca Juga