KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Dalam program bersama Kementrian Komunikasi dan Informatika, Kementrian Dalam Negeri, Kementrian PUPR, Bappenas dan Kantor Staf Kepresidenan, Kota Ambon telah dinyatakan lolos dalam seleksi gerakan menuju 100 Smart City. Namun hingga kini dalam upaya mewujudkan Ambon sebagai kota pintar, masih terkendala dengan banyaknya wilayah yang belum terjangkau akses internet.
Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, John Mainake, kepada wartawan Jumat (19/7) kemarin mengatakan, untuk mewujudkan Ambon sebagai Kota Pintar, seluruh wilayah yang ada harus dipastikan mampu mendapatkan akses internet terlebih dulu.
“Lolos seleksi gerakan menuju 100 Smart City ini kan prosesnya ketat. Disitu pasti ada penialaian mengenai infrastruktur pendukung, salah satunya, yaitu internet. Jadi kalau masih ada wilayah yang belum bisa mengakses internet di Kota Ambon, berarti itu kendala lagi kan,”paparnya.
Menurutnya, seperti di kecamatan Leitimur Selatan (Leitisel), yang hingga saat ini belum bisa melakukan akses internet secara baik. “Maka dari itu, dalam mewujudkan semua ini diperlukan dukungan dari semua pihak,” jelasnya.
Masih terlihat sulit mengakses internet di Kecamatan Leitisel, lanjutnya, diketahui masih menjadi kendala yang serius dalam mewujudkan Ambon sebagai Kota Pintar. Untuk itu, penyelesaiannya harus dilakukan secepat mungkin oleh Pemkot Ambon.