4 Pencuri Dibekuk Sedang Asyik Berkaraoke

ILUSTRASI

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Uang hasil pencurian dipakai untuk bersenang-senang. Adalah FRK (24), JP (25), SBB (20), dan RM (28). Empat pelaku pencurian ini dibekuk saat sedang berkaraoke di karaoke keluarga Nav, Jalan AM Sangadji, Kota Ambon.

Empat pelaku yang bermukim di kawasan berbeda di Kota Ambon ini membobol laci kasir toko Arie di kawasan Maluku City Mall (MCM), Kota Ambon. Mereka berhasil membawa lari uang tunai sebesar Rp3 juta.

RM bertindak sebagai eksekutor. JP dan SBB mengalihkan perhatian kasir dengan cara menanyai harga baju. Sementara FRK, menerima uang hasil curian sebesar Rp400 ribu.

“Mereka beraksi pada hari Minggu (14/7). Kemudian pada malam sekitar pukul 23.30 WIT mereka berhasil kami tangkap. Saat itu mereka sedang berada di ruangan karaoke Nav,” ungkap Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease kepada wartawan, Selasa (16/7).

Keempat pelaku itu kini telah ditetapkan sebagai tersangka setelah mengantongi cukup bukti. Dari hasil pemeriksaan penyidik, para pelaku juga mengakui menjalankan aksi kejahatan tersebut. Motifnya hanya untuk bersenang-senang.

“Mereka dikenakan Pasal 363 KUHPidana. Ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun,” kata mantan Kapolsek Teluk Ambon ini.

Para pelaku ditangkap berdasarkan laporan polisi nomor : LP/555/VII/2019/Maluku/Res Amb, tanggal 14 Juli. Perkara pencurian tersebut dilaporkan Arie, pemilik toko yang menjual pakaian tersebut.

Aksi para pelaku berawal ketika mereka masuk ke dalam toko korban pada Minggu malam sekitar pukul 22.00 WIT. Mereka berpura-pura melihat pakaian Distro milik korban. Saat melihat-lihat, mereka kemudian dilayani oleh karyawan setempat.

Saat itu JP dan SBB bertugas mengalihkan perhatian karyawan tersebut. Mereka mengelabuinya dengan menanyakan harga setiap baju yang dipegang. Mereka juga meminta ukuran baju berukuran besar.

“Ketika karyawan mengambil baju ukuran besar. RM membuka laci meja dan mengambil uang tunai sebesarRp3 juta dengan pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu. Kemudian FRK mengambil uang itu dari RM,” jelasnya.

Setelah rencanan jahat kawanan pencuri ini berhasil, mereka kemudian meninggalkan toko. Kasus pencurian itu diketahui setelah karyawan membuka laci kasir. Ia sontak terkejut karena uang hasil penjualan baju sudah ludes.

“Saat itu saksi lalu melaporkan kepada bosnya. Kasus ini langsung dilaporkan. Tim buser kemudian melakukan penyelidikan dan mengarah ke para pelaku pencurian ini,” jelasnya.

Usut punya usut, berdasarkan keterangan saksi, keberadaan para pelaku akhirnya diketahui. Mereka ditemukan sedang berada dalam salah satu ruangan di karaoke Nav. “Berkas perkara mereka saat ini sedang disusun untuk dilimpahkan dalam tahap I,” tandasnya. (CR1)

Penulis:

Baca Juga