Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

RR Siap “Ladeni” RU di Musda

badge-check

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – Perseteruan sesama kader Golkar terus melebar. Tak hanya persoalan penonaktifan 10 ketua DPD II Golkar. Saling serang antara Ketua DPD II Golkar Buru, Ramli Umasugy (RU) dan Ketua Organisasi DPD Golkar Maluku, Richard Rahakbauw (RR), terus berlanjut, menyusul penonaktifan 10 ketua DPD II Golkar, termasuk DPD II Golkar Buru pimpinan Ramli.

Umasugy sepertinya tidak terima dinonaktifkan DPD Golkar Maluku, produk kubu Richard Cs. Bahkan, Ramli sesumbar bakal habisi karier politik Richard di partai pimpinan Airlangga Hartarto itu. ‘’Saya siap ladeni Ramli di Musda DPD Golkar Maluku,’’kata Richard ketika menghubungi Kabar Timur, kemarin.

Dia menegaskan, sejak awal dirinya tidak berniat maju mencalonkan diri merebut kursi ketua DPD Golkar Maluku. Namun, setelah ditantang Ramli, dirinya siap maju mencalonkan diri merebut kursi Ketua DPD Golkar Maluku yang kini dijabat Said Assagaff.

’’Selama ini saya tidak pernah menyatakan sikap maju sebagai ketua DPD Golkar Maluku. Saya tidak pernah hitung anda (Ramli), tapi kalau saya dihitung itu luar biasa. Itu berarti Ramli takut saya. Ramli ajak dan menantang saya maju, ya saya siap hadapi. Saya tidak takut,’’sebutnya.

Kendati begitu, dia mengigatkan, dirinya terpilih di Musda nanti, tidak akan menghabisi Ramli di Golkar. Wakil ketua DPRD Maluku, dari daerah pemilihan Kota Ambon ini, justeru berencana mengakomodir Ramli di kepengurusan DPD Golkar Maluku, jika terpilih. “Kalau saya terpilih saya akomodir Ramli. Ramli khan produk Orde Baru. Jadi sikap seperti itu (ingin habisi dirinya). Saya siap rangkul semua,’’tegasnya.

Tujuanya, lanjut dia, agar kepengurusan Golkar Maluku kedepan tidak ada lagi penghianatan terhadap eksistensi partai berlambang pohon beringin itu kedepan.’’Mungkin Ramli diajar untuk lakukan penghianatan. Tapi kalau saya dihitung Ramli, itu memang luar biasa,’’ingatnya.

Meski begitu, dia menyesalkan sikap Ramli yang bersikukuh ingin merebut kursi ketua DPD Golkar Maluku. Padahal, ingat dia, Ramli justeru melakukan penghianatan terhadap Golkar selama ini.

’’Kalau ingin maju, Ramli seng tahu malu. Hianati partai, tapi mau maju. Mesti malu dong. Ramli tidak ada prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tidak tercela terhadap partai. Dari PDLT (prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tidak tercela ) itu Ramli gugur. Jadi pemimpin partai itu yang bersih dan tidak menghianati partai. Saya ini pejuang dan berkorban untuk partai. Saya tidak pernah cacat,’’paparnya.

Rahakbauw menegaskan, keputusan menonaktifkan 10 DPD II Golkar termasuk Buru, karena pelanggaran berat. Dia kemudian memaparkan pelangaran yang dilakukan Ramli di Golkar. “Pilgub Maluku Ramli buat pelanggaran. Ketika itu dia kerja buat siapa. Ramli tidak kerja bagi kader Gokar di Pilgub. Ramli kerja untuk calon lain,’’tudingnya.

Tak hanya itu, lanjut dia, Ramli tidak maksimal mempertahankan suara Golkar untuk perebutkan kursi DPR RI. Dia mencontohkan, Pileg 2014 lalu, Golkar berhasil meraih 8 kursi di DPRD Buru, suara caleg Golkar Pileg 2014 sebanyak 21.530 suara.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Bukti Sudah Terang, Korupsi DD Desa Luhu  Saatnya “Naik Kelas”

3 Februari 2026 - 10:28 WIT

Gebrakan “Beringin” Maluku, Rekrut Jurnalis Kawakan Rebut Kejayaan 2029

1 Februari 2026 - 02:17 WIT

Trending di Maluku