Sekilas Info

39 Peserta Lulus Diklatpim IV Angkatan 22

Kepala BPSDM Maluku Syuryadi Sabirin menyerahkan sertifikat lulusan pada pelepasan alumni Diklatpim IV angkatan 22 di kantor BPSDM Maluku, Ambon, Sabtu (6/7). FOTO: RUZADY ADJIS/KABAR TIMUR

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Pendidikan dan pelatihan kepemimpinan (Diklatpim) tingkat IV angkatan ke-22 telah berakhir. 39 peserta Diklatpim dinyatakan lulus setelah mengikuti diklat di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Maluku, selama empat bulan. Diklatpim IV juga melibatkan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.

Dari 39 ASN, 7 meraih predikat sangat memuaskan, 31 ASN predikat memuaskan dan 1 ASN cukup memuaskan. 10 besar lulusan terbaik didominasi peserta dari Aru, 7 peserta.

Penutupan Diklatpim ditandai upacara pelepasan alumni Diklatpim IV Angkatan 22 dan penyerahan sertifikat oleh Kepala BPSDM Maluku, Syuryadi Sabirin, Sabtu (6/7).

Diklatpim IV diikuti peserta dari Kabupaten Kepulauan Aru sebanyak 25 orang, Buru Selatan 8 orang, Kota Ambon 5 orang, Provinsi Maluku dan Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat, 1 orang.

Diklatpim IV diselenggarakan berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS dan Perka LAN Nomor 20 Tahun 2015 tentang Pedoman Penyelenggaraan Diklatpim tingkat IV.

Diklatpim mengacu pada Perka LAN Nomor 20 Tahun 2015 yang disusun untuk memenuhi kebutuhan pengembangan kompetensi kepemimpinan perubahan pejabat struktural eselon IV.

Selama penyelenggaraan, ASN mengikuti lima tahap pembelajaran yang berlangsung di kampus BPSDM Maluku, tempat kerja peserta dan benchmarking di Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur.

Gubernur Maluku, Murad Ismail dalam sambutan tertulisnya dibacakan Syuryadi Sabirin berharap melalui Diklatpim ini menjadi harapan bersama semoga  untuk mewujudkan aparatur pemerintah yang kompeten, profesional, inovatif bersih dan berwibawa dapat terwujud.

Pada kesempatan itu Sabirin memberikan dorongan dan motivasi kepada peserta untuk menjadi lebih berkompeten dan menjadi agen perubahan bagi daerah masing-masing.

“Output dari Diklatpim adalah menciptakan ASN yang berkompetensi. Selama berproses di sini (Diklat), pendidikan ini bukan sekedar mendapatkan sertifikat, tetapi intinya peserta harus membuat perubahan,” ingatnya.

Apalagi, posisi eselon IV merupakan otak dari pekerjaan dalam sebuah struktur pemerintahan. Oleh karena itu, Sabirin mewanti-wanti alumni Diklatpim IV bisa lebih peka dalam mendiagnosa persoalan-persoalan di daerah masing-masing pasca mengikuti Diklatpim agar bisa membantu Pemda setempat menurunkan angka kemiskinan serta mensukseskan visi misi gubernur-wakil gubernur Maluku.

“Saya tegas seperti ini supaya kalian bergelora, karena kalian sudah saya anggap pemimpin perubahan, kalian sudah lulus berarti kalian sudah berkompeten menjadi pemimpin perubahan,” kata Sabirin. (RUZ)

Penulis:

Baca Juga