Sekilas Info

Bentrok Kembali Terjadi di Kudamati

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Dua kelompok di Kudamati kembali terlibat bentrok. Saling lempar batu terjadi di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M. Haulussy Ambon, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon, Minggu (12/5).

Dua warga berbeda gang yang bertikai ini berasal dari lorong SPK RSUD dan lorong Sinar. Hingga kini, penyebab bentrokan yang terjadi sekira pukul 19.10 WIT, itu belum diketahui.

Informasi yang dihimpun Kabar Timur dari sumber kepolisian menyebutkan, bentrokan itu menyebabkan tangan kiri Hendrik Wattimena alias Handoko, bengkak. Ia dianiaya pemuda tak dikenal. “Korban lainnya adalah Ibu Farasina Ferinandus dan Lely Serusya. Dimana meja jualan makanan milik mereka berserakan di badan jalan,” kata sumber yang enggan menggunakan identitasnya.

Menurut YM, saksi yang menjual makan di depan RSUD Kudamati, kata Sumber mengaku insiden itu berawal sekitar pukul 18.50 WIT.

Kala itu YM melihat kurang lebih 20 orang pemuda tak dikenal datang dari lorong Sinar. Mereka datang ke tempat penjualan dan diduga berpura-pura membeli makanan.

“Sesampai di tempat penjualan makanan pemuda lorong Sinar langsung memukul Hendrik Wattimena dan kemudian menumpakan jualan-jualan tersebut,” ungkapnya. Melihat aksi puluhan pemuda misterius, sekelompok warga lorong SPK tidak terima. Kemudian menghujani mereka dengan batu.

Aksi baku lempar antara dua kelompok warga itu akhirnya tidak bisa dihindari. Pertikaian baru redam setelah anggota polsek Nusaniwe dan satgas Yonif 731/Kabaresi tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), sekira pukul 19.30 WIT.

“Aparat Polsek Nusaniwe dan Satgas dari TNI yang datang di TKP membubarkan massa,” terangnya.

Hingga pukul 21.30 WIT, situasi di TKP telah kondusif. Namun aparat TNI dan Polri masih terus berjaga-jaga mengantisipasi kemungkinan terjadi bentrok susulan.

“Dua kelompok bertikai ini diketahui sudah beberapa kali terlibat bentrok,” pungkasnya.

Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ipda Julkisno Kaisupy yang dikonfirmasi Kabar Timur tadi malam mengakui adanya informasi bentrokan tersebut. Namun dirinya belum bisa memastikan karena sedang melakukan cek dan ricek. “Iya saya juga mendengar informasi itu. Saat ini saya masih mengecek kejadian tersebut,” tandasnya. (CR1)

Penulis:

Baca Juga