Sekilas Info

Polisi Gagalkan Penyelundupan Merkuri

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat memberikan keterangan pers dan menggelar barang bukti kasus penyelundupan merkuri di Markas Ditreskrimsus, Mangga Dua, Ambon, Jumat (3/5). HUSEN TOISUTA/KABAR TIMUR

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Sebanyak 127 Kg merkuri yang akan diselundupkan ke Makassar, Sulawessi Selatan oleh tiga orang tersangka, berhasil digagalkan aparat Ditreskrimsus Polda Maluku.

Tiga tersangka yang diamankan dan akan diserahkan ke Kejaksaan Tinggi Maluku pada 6 Mei 2019 mendatang adalah M. Ali Yunus (54), dua ibu rumah tangga yaitu Jurniati (47) dan Fitri Dwiyanti (33).

Ketiga tersangka kini mendekam di rumah Tahanan Polda Maluku. Mereka disangkakan Pasal 161 UU RI No 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 dan atau Pasal 56 ayat (1).

“Berdasarkan laporan masyarakat, kami kemudian menangkap tiga tersangka pada 9 Maret 2019. Kami tangkap bersama barang bukti merkuri seberat 127 Kg,” kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat di Markas Ditreskrimsus, Mangga Dua, Kota Ambon, Jumat (3/5).

Ratusan bahan kimia beracun dan berbahaya (B3) ini berhasil dicegat saat diangkut menggunakan mobil Avanza. Pencegatan dilakukan di depan Pos Lalu Lintas, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Sirimau Ambon.

Ratusan Kg bahan kimia untuk peleburan hasil tambang emas ini ditemukan berada di dalam delapan buah botol bekas oli berukuran 1 liter. “Jadi setiap botol oli ini berisi masing-masing kurang lebih 16 Kg,” tambah mantan Kapolres Maluku Tenggara ini.

Pihaknya, tambah Roem masih melakukan pengembangan terhadap 2 tersangka lainnya. Salah satunya adalah pemilik merkuri. “Kalau pemiliknya DPO. Bermukim di Makassar. Sementara tiga yang sudah ditangkap ini berkasnya sudah P21 (lengkap). Kita akan limpahkan pada 6 Mei di Kejaksaan Tinggi Maluku,” jelasnya.

Menurutnya, ketiga tersangka akan diserahkan bersama sejumlah barang bukti yang berhasil disita dari tangan mereka. “Barang bukti yang berhasil kami sita diantaranya 1 mobil avanza. 8 botol oli ukuran 1 liter berisi mercuri seberat kurang lebih 127 Kg. Empat buah tas dan uang tunai Rp3,5 juta,” tandasnya. (CR1)

Penulis:

Baca Juga