Bareskrim Usut Skandal Izin BPS di Gunung Botak

Utama

Kejati Didesak Jemput Paksa Adik Bupati Buru

badge-check

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON – “Jadi klien kami mendesak, kalau Sahran tidak mau datang sukarela, jemput paksa dia saja.”

Baru tiga tersangka korupsi proyek reklamasi Pantai Merah Putih Namlea yang berhasil dijebloskan Kejati Maluku ke Rutan Waiheru. Sedang tersangka Sahran Umasugy yang juga adik kandung Bupati Buru, Ramly Umasugi, Kajati Maluku Triyono Haryanto dan punggawanya masih harus menunggu itikad baik yang bersangkutan menyerahkan diri.

Kasipenkum Kejati Maluku Samy Sapulette dihubungi kemarin, mengaku, Kejati tela melayangkan panggilan berikutnya kepada Sahran. “Tadi (kemarin) kita sudah sampaikan surat panggilan yang kedua,” singkat Samy.

Sementara itu kuasa hukum tersangka Memed Duwila, mengaku kliennya menuntut keadilan sejak kasus ini ditangani kejaksaan hingga pengadilan.”Jadi klien kami mendesak, kalau Sahran tidak mau datang sukarela, jemput paksa dia saja,” ucap Abdussyukur Kaliky kepada Kabar Timur, Kamis (2/5) melalui telepon seluler.

Kuasa hukum Memed Duwila alias Memed alias MD ini, meminta Kejati Maluku serius. Dia mempertanyakan, apa betul surat panggilan sudah dilayangkan oleh Kejati kepada Sahran Umasugy.

Terungkap dari penuturan Memed, kata pengacara, yang kerap menangani perkara pidana ini, kalau kliennya itu hanya diberi panjar dua kali oleh Sahran, yang pertama Rp 300 ribu, kedua Rp 500 ribu, usai melaksanakan pembersihan lokasi proyek yang akan dikerjakan oleh Sahran. Cuma itu hasil kerja Memed di proyek. Selebihnya, saat ibu klien saya sakit, dia pinjam uang hanya dikasih Rp 400 ribu.

“Ada lain-lain lagi tapi kalo dijumlahkan klien kami hanya dapat uang Rp 3,6 juta dari pekerjaannya di proyek dengan anggaran Rp 6 miliar itu,” ungkap Abdussyukur Kaliky SH.MH kepada wartawan, usai proses penahanan Memed Duwila dikantor Kejati Maluku, Senin (1/5) lalu.

Memed akhirnya menyerahkan diri. Namun tidak seperti para bos proyek di Namlea yang kerap menggunakan transportasi udara, Memed datang ke Kantor Kejati Maluku melalui perjalanan malam menumpangi fery Namlea-Ambon.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Lapas Ambon Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Selama Ramadhan

19 Februari 2026 - 11:42 WIT

Warga muslim di Leihitu Maluku Tengah puasa 1 Ramadhan Selasa

17 Februari 2026 - 20:42 WIT

Cetak Generasi Tangguh, Lanud Pattimura Gelar Persami KKRI 2026 bagi Pelajar Maluku

14 Februari 2026 - 19:19 WIT

Skandal UP3 Tanimbar, Dugaan Pelanggaran Prosedur Pembayaran Proyek Ratusan Miliar

7 Februari 2026 - 12:11 WIT

Maluku Raup Rp 6 Triliun dari Pajak Impor, Investasi Tembus Rp365 Triliun

6 Februari 2026 - 00:39 WIT

Trending di Maluku