Sekilas Info

Mortir Disangka Emas Ditemukan Warga

KABARTIMURNEWS.COM, AMBON - Ahmad Adnan awalnya menyangka jika benda temuannya merupakan bongkahan emas. Tapi saat dibersihkan menggunakan air, ternyata benda itu mortir. Bahan peledak itu kini telah diamankan polisi.

Lelaki 54 Tahun ini menemukan bom berdaya ledak tinggi itu saat sedang menggali tanah untuk pembangunan Hotel milik Swalayan Oasis, Senin (25/3), pukul 17.50 WIT. Lokasinya berada tepat dibelakang Gereja Silo, Jalan Dr. Soetomo, Jalan Baru, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

“Saat itu saksi sedang menggali tanah di lokasi proyek. Dia menggunakan pacul. Saat mencangkul, pacul miliknya mengenai benda keras terbuat dari besi. Dia kemudian menghentikan pekerjaan,” kata Sumber kepolisian yang enggan menggunakan identitasnya kepada Kabar Timur, kemarin.

Pria paruh baya ini kemudian melakukan penggalian benda tersebut menggunakan tangan. Benda itu tampak berwarna kuning keemasan. “Awalnya saksi mengira benda tersebut merupakan bongkahan emas. Benda berwarna kuning yang sudah di penuhi tanah dan lumpur. Karena penasaran Dia mengangkat dan membawanya,” ujarnya.

Setelah dibersihkan menggunakan air di pos singgah para pekerja proyek, saksi terkejut karna benda itu memiliki nomor seri dan menyerupai mortir.

“Karena takut saksi memanggil supervisornya Nuzu Ramlan. Oleh supervisornya menghubungi bosnya untuk selanjutnya melaporkan penemuan benda tersebut ke polisi,” jelasnya. Tak berselang lama, aparat Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease bersama Polsek Sirimau serta tim Gegana Polda Maluku tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Tim Gegana Satbrimob Polda Maluku di bawah pimpinan Ipda Arthur Huralean tiba di TKP untuk melakukan pengangkatan barang bukti dari lokasi tersebut. Benda itu kini sudah diamankan di markas Gegana Polda Maluku untuk diurai,” tandasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Kasubbag Humas Polres Ambon Ipda Julkisno Kaisupy yang dikonfirmasi Kabar Timur tadi malam, belum menjawab. (CR1)

Penulis:

Baca Juga